Terowongan itu adalah simbol persaudaraan. Kata FW Dillistone (2002) simbol yang efektif adalah yang memberi terang, daya kekuatannya bersifat emotif dan merangsang orang untuk bertindak.
Pertemuan Hari Raya Idul Fitri, pertemuan halal bihalal Kardinal Suharyo dan KH Nasatuddin Umar adalah salah satu makna dari “Terowongan Silaturahim”, ungkapan persaudaraan sebagai sesama manusia ciptaan Tuhan.
Bukankan kata saudara-saudara kita di Sulawesi Utara, Torang samua basudara? Dan, Hari Raya Idul Fitri—juga Hari Raya Paskah bagi umat Kristiani– ini menjadi momen untuk meneguhkan persaudaraan sebagai sasama umat beriman itu.
Baca Juga: Kalahkan Empoli, Inter Salip AC Milan dan Menduduki Puncak Klasemen Liga Serie A Italia
Seperti dikatakan dalam “Dokumen tentang Persaudaraan Manusia untuk Perdamaian Dunia dan Hidup Bersama”, budaya dialog sebagai jalan; kerja sama timbal balik sebagai kode etik; saling pengertian sebagai metode dan standar.
Karena itu, agama tidak boleh memprovokasi peperangan, sikap kebencian, permusuhan, dan ekstremisme, juga tidak boleh memancing kekerasan atau penumpahan darah. Realitas tragis ini merupakan akibat dari penyimpangan ajaran agama.
Kata Dokumen Persaudaraan itu, hal-hal tersebut adalah hasil dari manipulasi politik agama-agama dan dari penafsiran yang dibuat oleh kelompok-kelompok agama yang, dalam perjalanan sejarah, telah mengambil keuntungan dari kekuatan sentimen keagamaan di hati para perempuan dan laki-laki agar membuat mereka bertindak dengan cara yang tidak berkaitan dengan kebenaran agama. Hal ini dilakukan untuk mencapai tujuan yang bersifat politis, ekonomi, duniawi dan picik.
Maka pertemuan Kardinal Suharyo dan Imam Besar Nasaruddin Umar, di masa sekarang ini–terutama bagi negeri kita–memiliki arti dan makna yang sangat dalam dan penting dalam usaha mempertahankan keutuhan bangsa dan negara, membangun serta memerkokoh persaudaraan umat beriman.***
Sumber: https://triaskun.id/2022/05/07/bapak-kardinal-dan-imam-besar/
Artikel Terkait
Tradisi Bakar Batu, Bentuk SIlaturahmi dan Kebersamaan Warga Papua
POLITIK WHATSAPP Oleh: Trias Kuncahyono, Wartawan senior, Penulis Buku
POLITIK MINYAK GORENG Oleh Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku
Pendaftaran Komponen Cadangan Mulai Dibuka, Dari 9 Hingga 11 Mei 2022. Dapat Uang Saku dan Tunjangan lho
Perayaan Waisak Nasional 2022 Akan Dipusatkan Di Candi Borobudur, Lampion Ramah Lingkungan Ikut Menghiasi
Menko Luhut: Elon Musk Tertarik Bekerja Sama dengan Indonesia Karena Adanya Potensi Besar Industri Nikel
Sebaran Kuota Haji 1443 H/2022 Setiap Provinsi Sudah Ditetapkan. Jawa Barat Paling Banyak