ORANG-ORANG KALAH Oleh Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku

photo author
Redaksi TITIKTEMU, TitikTemu.co
- Senin, 1 November 2021 | 05:06 WIB
Ilustrasi gambar Raja (Istimewa)
Ilustrasi gambar Raja (Istimewa)

 I

Suatu hari, rakyat Kerajaan Sadik mengepung istana sambil berteriak-teriak melampiaskan rasa ketidaksukaan, ketidakpuasan, kebencian kepada Sang Raja.

Mengetahui dan mendengar aksi rakyatnya itu, Raja keluar istana, tidak lupa memakai mahkota dan memegang tongkat kerajaan.

Ia menemui rakyatnya yang berteriak-teriak dalam kemarahan tak karuan itu.

Baca Juga: Ada Tiga Lowongan Pekerjaan dari Kementerian Ketenagakerjaan Nih!  

Begitu melihat Raja yang selama ini dikenal sangat berwibawa itu keluar istana, massa rakyat yang berteriak-teriak, tanpa dikomando segera diam.

Mengunci mulutnya rapat-rapat. Hilang kata-kata yang sebelumnya meluncur dengan sangat deras dari mulut mereka, bagaikan air bah.

“Teman-temanku, yang tidak lagi menjadi rakyatku, kuserahkan mahkota dan tongkat ini kepada kalian semua. Aku akan menjadi salah seorang dari kalian. Aku hanyalah seorang manusia biasa, seperti kalian. Dan, sebagai manusia aku akan bekerja bersama kalian untuk membuat segala sesuatu di negeri ini menjadi lebih baik  bagi kita semua,” kata Raja. Massa rakyat diam.

Baca Juga: Awas! Banyak yang Gagal di Verifikasi Kartu Prakerja, Cek Datamu

Setelah menarik napas pendek, Raja melanjutkan kata-katanya: “Mari kita ke sawah dan ladang, bekerja bersama saling membantu.Tunjukkan kepadaku sawah dan ladang mana tempat kita, termasuk aku, harus bekerja.”

“Sekarang, kalian semua adalah raja….” kata Raja.

Mendengar semua itu, massa rakyat semakin diam. Sunyi. Segala benda-benda dan alat musik yang sebelumnya mereka pukul-pukul untuk membuat gaduh, dibiarkan tak disentuh.

Baca Juga: 7 Warung Bakmi Jawa di Solo Paling Top, Tak Bisa Pindah ke Lain Warung!

Burung-burung di dahan dan ranting pohon-pohon di halaman istana pun tak ada seekor pun yang bersuara.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: Trias Kuncahyono

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE PUN DIANGKAT MENJADI MENTERI

Kamis, 18 September 2025 | 07:57 WIB

TERIMA KASIH SRI MULYANI DAN SELAMAT DATANG PURBAYA

Selasa, 9 September 2025 | 05:51 WIB

KETIKA PUISI MENJADI SAKSI ZAMAN Oleh: DENNY JA

Senin, 26 Mei 2025 | 18:04 WIB
X