Tetapi, seorang budak dari Suriah yang dibawa ke Roma, Publillius Syrus (85-43), pernah mengatakan: “Cave amicum credas, nisi quem probaveris”, hati-hatilah, jangan mempercayai seorang teman, kecuali engkau telah mengujinya. Mengapa, karena selagi periuk masih panas, persahabatan tetap hidup.
Sekadar mengingatkan, bukankah Marcus Junius Brutus yang oleh Julius Caesar bahkan dianggap sebagai anaknya, tetapi karena nafsu akan kekuasaan demikian kuat dan besar, tega tidak hanya mengkhianati, bahkan membunuh Caesar.
Tapi, itu dulu pada tahun 44 SM, nggak tahu sekarang…***
Sumber: https://triaskredensialnews.com/kredensial/topeng-topeng/