opini

Kasus Keracunan MBG Terus Berulang, CEO Promedia: Pecah Dapur 3.000 Porsi dan Sebarkan Manfaat Ekonominya

Jumat, 21 Agustus 2026 | 06:19 WIB
Infografis Opini CEO Promedia Group Agus Sulistriyono, usulan pecah dapur MBG dan sebarkan manfaat ekonomi lebih merata (Dok. Promedia Grup)

Oleh Agus Sulistriyono - CEO Promedia Group

TITIKTEMU.CO, Jakarta - Kasus keracunan siswa usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) seperti tidak pernah benar-benar berhenti.

Berita tentang siswa yang mengalami keracunan MBG itu selalu muncul di media meski permasalahnnya sudah ditangani.

Satu kasus diselesaikan muncul kasus yang sama di daerah lain. Dapur diperiksa, SPPG disuspend, standar diperketat, namun kejadian muncul lagi.

Kasus keracunan MBG yang berulang tersebut menjadi perhatian Agus Sulistriyono, CEO Promedia Group.

"Kalau sebuah persoalan terus berulang, sudah waktunya kita berhenti hanya bertanya siapa yang salah," kata Agus dalam tulisannya.

Lebih dalam Agus menyoroti, "Kita perlu bertanya lebih mendasar: Jangan-jangan yang harus dievaluasi bukan hanya pelaksanaannya, tetapi modelnya?".

Badan Gizi Nasional (BGN) telah mengalami pergantian kepemimpinan. Sejumlah dapur ditertibkan, SPPG bermasalah dievaluasi dan pengawasan keamanan pangan diperketat.

Semua itu penting. Tetapi ada persoalan mendasar yang menurut saya belum cukup disentuh: Mengapa satu dapur harus melayani hingga ribuan porsi makanan setiap hari?

3.000 Porsi Bukan Angka Kecil

Mengolah 3.000 porsi makanan bukan pekerjaan sederhana. Bahan baku harus diterima, disimpan, dicuci, dipotong, dimasak, diporsikan ke ribuan wadah, diangkut, lalu didistribusikan ke sekolah. Semua berpacu dengan waktu karena makanan harus segera dikonsumsi.

Semakin besar volumenya, semakin kompleks prosesnya. Satu kesalahan pada satu mata rantai bisa berdampak kepada ratusan bahkan ribuan siswa. Karena itu, evaluasi jangan berhenti pada sertifikasi dapur, SOP atau kelengkapan petugas.

Baca Juga: Gempa NTT M7,7, Kemenkes Bangun RS Lapangan dengan Ruang Operasi dan 100 Tempat Tidur

Pertanyaan yang lebih fundamental adalah: Apakah skala 3.000 porsi dalam satu dapur memang yang paling aman dan ideal?

Halaman:

Tags

Terkini

DAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE PUN DIANGKAT MENJADI MENTERI

Kamis, 18 September 2025 | 07:57 WIB

TERIMA KASIH SRI MULYANI DAN SELAMAT DATANG PURBAYA

Selasa, 9 September 2025 | 05:51 WIB

KETIKA PUISI MENJADI SAKSI ZAMAN Oleh: DENNY JA

Senin, 26 Mei 2025 | 18:04 WIB