Update Dugaan Keracunan Massal MBG di SMKN 6 Semarang: 707 Siswa dan Guru Alami Gejala, Dinkes Masih Selidiki Penyebabnya

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Senin, 3 Agustus 2026 | 10:02 WIB
Menyoroti fakta terkini ihwal dugaan kasus keracunan massal imbas konsumsi menu MBG di SMKN 6 Semarang, Jawa Tengah. (Instagram.com/@katakitaig)
Menyoroti fakta terkini ihwal dugaan kasus keracunan massal imbas konsumsi menu MBG di SMKN 6 Semarang, Jawa Tengah. (Instagram.com/@katakitaig)

TITIKTEMU.CO – Dugaan keracunan massal yang diduga berkaitan dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMKN 6 Semarang, Jawa Tengah, menjadi perhatian publik setelah ratusan siswa dan tenaga pendidik mengalami gangguan kesehatan.

Peristiwa yang terjadi pada Jumat, 31 Juli 2026 itu mengakibatkan ratusan warga sekolah mengalami gejala yang diduga berkaitan dengan makanan yang dikonsumsi. Sejumlah siswa bahkan harus menjalani perawatan di fasilitas kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang, Mochamad Abdul Hakam, mengungkapkan bahwa berdasarkan pendataan sementara terdapat 707 warga sekolah yang mengalami keluhan kesehatan, terdiri atas 693 siswa dan 14 guru.

"Data sementara menunjukkan sebanyak 707 orang mengalami gejala, terdiri dari 693 siswa dan 14 guru," ujar Hakam dalam keterangannya, Sabtu, 1 Agustus 2026.

Baca Juga: Kronologi Kebakaran Hotel Pullman Jakarta Barat, 14 Unit Damkar dan 70 Personel Dikerahkan ke Lokasi

Puluhan Siswa Jalani Perawatan

Dari total warga sekolah yang mengalami gejala, sebagian besar mendapat penanganan medis di lingkungan sekolah.

Sebanyak 689 orang ditangani secara langsung di sekolah, sedangkan sembilan orang dirujuk ke sejumlah fasilitas kesehatan, di antaranya Puskesmas Halmahera, RSUD KRMT Wongsonegoro, RST Bhakti Wira Tamtama, dan Puskesmas Bangetayu untuk menjalani observasi lebih lanjut.

Sementara itu, laporan sebelumnya menyebutkan sebanyak 42 siswa sempat mendapatkan perawatan di puskesmas maupun rumah sakit akibat insiden tersebut.

Hakam menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah memastikan seluruh siswa dan guru yang mengalami gejala memperoleh pelayanan kesehatan sesuai kondisi masing-masing.

Baca Juga: Profil Ali Nurdin dan Don Ritto Disorot dalam Isu Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Berikut Rekam Jejak dan Fakta Terbarunya

Penyebab Masih Menunggu Hasil Laboratorium

Dinas Kesehatan Kota Semarang memastikan penyebab pasti insiden tersebut masih dalam proses penyelidikan.

Tim kesehatan kini melakukan penyelidikan epidemiologi, termasuk mengambil sampel makanan yang dikonsumsi serta spesimen dari para korban untuk diperiksa di laboratorium.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X