Menyatakan presiden petugas partai menyalahi prinsip demokrasi. Dalam demokrasi seorang presiden bekerja sebesar-besarnya untuk kepentingan publik bukan kepentingan partai, apalagi kepentingan ketua umum partai.
Dalam banyak kasus sejarah, bahkan seorang presiden berjuang untuk bangsanya untuk negaranya walaupun kadang ia harus melawan kebijakan partainya sendiri.
Baca Juga: Nahdlatul Ulama (NU) dan Jokowi Berpotensi Menentukan Kemenangan Capres dalam Pilpres 2024
John F Kennedy pernah menyatakan: “Ketika menjadi presiden, kesetiaanku kepada negara dimulai, dan kesetiaanku kepada partai berhenti.”
Ini penting dikatakan agar dalam kosa kata politik menjelang pemilu presiden 2024, kita tahu mana prinsip yang benar, mana prinsip yang salah. Mana prinsip yang harus dipopulerkan, mana prinsip yang jangan digunakan.
Menyatakan presiden petugas partai, itu tak hanya menyalahi prinsip demokrasi, tapi juga tak tertulis dalam konstitusi kita.***
Artikel Terkait
Hasil Rembuk Rakyat, PSI dukung Ganjar - Yenny di Pilpres 2024
Di Pati Jateng Relawan Targetkan 57 Persen Suara untuk Anies Baswedan di Pilpres 2024
Demi Pemilu 2024 aman, polisi di Kebumen dicek kelengkapan peralatan dinasnya dan dilatih hadapi unjukrasa
Presiden Jokowi Berpesan Agar Pemilu 2024 Dijaga Supaya Hasil dan Prosesnya Baik
Pemilu 2024, Aturan PKPU 15/2023 Parpol Dilarang Pasang Logo di Tempat Umum
Satpol PP Tertibkan Reklame Pemilu Tak berizin
KPU Temanggung Fasilitasi 4.467 Disabilitas Pada Pemilu 2024
Prabowo Bisa Memenangkan Pilpres 2024, Jika Calon Wakilnya Tepat. Siapa Dia?