TITIKTEMU.CO
Sebanyak 1.030 Tenaga Kesehatan (Nakes) dari 61 instansi di seluruh Indonesia, menerima penghargaan sebagai Pahlawan Kemanusiaan dari PT Pegadaian.
Penghargaan siserahkan secara simbolis di Ruang Zoom PT Pegadaian (Persero), dan disiarkan live melalui kanal Youtube, Selasa (24/8/2021) malam. Acara dikemas bertajuk Pegadaian Gebyar Kemerdekaan “Dari Kita Untuk Indonesia”.
“Kepada para pahlawan kemanusiaan, kami persilakan 6 wakil dari Nakes RSPAD Gatot Subroto untuk naik ke panggung zoom,” kata Indra Herlambang pemandu acara bersama Astrid Tiar.
Para netizen memberikan apresiari potif acara tali kasih untuk nakes itu. Meski ssampai saat ini masih banyak Nakes yang belum tersentuh.
Baca Juga: Inilah Para Juara Lomba Karya Jurnalistik IJTI-Pegadaian 2021
“Tugas Nakes Covid-19 sangat berat. Bukan cuma merawat dan mengupayakan kesembuhan pasien. Tetapi juga menyuapi, hingga membersihkan kotoran,” kata Anwar Syafii, seorang Nakes di RS Pertamina Jakarta.
Tugas-tugas itu dijalankan dalam tekanan fisik dan mental yang luar biasa. Apalagi gerak nakes dibatasi dengan seragam hazmat. Risiko nakes untuk tertular virus Corona tetap ada, bahkan tidak sedkit yang meninggal dalam tugasnya.
Data Covid-19 per 6 Agustus menunjukkan angka kematian sebanyak 1.881 orang. Dari jumlah itu, tercatat 3 dokter meninggal.
Ketiga dokter itu adalah dr Tigor di Papua, dr Syukriati, pakar Anastesi dari Kalimantan, dan dr Yulherlina, tokoh Dokter Keluarga & Layanan Primer.
Baca Juga: Usai Dibooster, Sejumlah Nakes Alami KIPI Demam Tinggi
Dari data Ikatan Dokter Indonesia (IDI), tercatat 640 dokter gugur setelah terpapar Covid-19 selama pandemi di Indonesia. Data persatuan perawat nasional Indonesia (PPNI) menunjukkan sekitar 7.392 perawat terkonfirmasi positif, suspek sebanyak 309, dan meninggal sebanyak 445 orang.
Selain Nakes sebagai Pahlawan Kemanusiaan, penghargaan serupa juga diberikan kepada Mayor CKM dr Maulidi Abdullah, dokter specialis kedokteran fisik dan rehabilitasi. Ada juga Arlansya, Kepala Perawat Ruang ICU Covid-19.
Keduanya bekerja di RSPAD Gatot Subroto. Kepada institusi RSPAD Gatot Subroto, PT Pegadian juga memberikan bantuan 2 unit mobil ambulans.