TITIKTEMU.CO - Pemindahan dua ekor gajah dari Gembira Loka (GL) Zoo Yogyakarta menuju Tabang Zoo, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, menjadi perhatian warganet setelah video perjalanan keduanya beredar di media sosial.
Kedua gajah tersebut diketahui bernama Deo, gajah jantan, dan Sinta, gajah betina. Keduanya dipindahkan menggunakan metode multimoda atau memanfaatkan lebih dari satu jenis transportasi.
Video yang memperlihatkan dua gajah berada di dalam truk besar dan melintas di jalanan Yogyakarta pun ramai diperbincangkan. Sejumlah warganet kemudian mempertanyakan alasan pemindahan serta kondisi kedua satwa selama perjalanan.
Pemindahan Gajah Sudah Direncanakan Sejak 2025
Kementerian Kehutanan (Kemenhut) kemudian memberikan penjelasan mengenai pemindahan Deo dan Sinta ke Kalimantan Timur.
Baca Juga: Buntut Dugaan Keracunan MBG Berastagi, BGN Ancam Pecat Kepala SPPG hingga Bawa ke Jalur Hukum
Menurut Kemenhut, rencana tersebut sebenarnya telah disiapkan sejak 2025. Tabang Zoo di Kutai Kartanegara dipilih sebagai lokasi baru setelah melalui proses verifikasi serta penilaian kelayakan teknis oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur.
“Rencana pemindahan yang disiapkan sejak 2025 ini menetapkan Tabang Zoo di Kutai Kartanegara sebagai lokasi penempatan baru setelah melalui serangkaian verifikasi dan kelayakan teknis dari BKSDA Kalimantan Timur,” jelas Kemenhut dalam keterangannya, dikutip Senin, 17 Agustus 2026.
Kemenhut juga menerangkan bahwa Deo dan Sinta merupakan satwa dilindungi yang dititiprawatkan kepada BKSDA Yogyakarta sejak September 2024.
Penempatan tersebut kemudian menjadi bagian dari rencana pemindahan permanen dengan mempertimbangkan kapasitas serta fasilitas yang dinilai lebih sesuai dengan kebutuhan kedua gajah.
Baca Juga: Viral Cindy Gulla Protes Fotonya Dipakai Kemenpora Tanpa Izin untuk Promosi Event Lari
Kondisi Kesehatan Deo dan Sinta Dipastikan Aman
Perjalanan panjang dari Yogyakarta menuju Kalimantan Timur turut menjadi perhatian publik. Namun, Kemenhut memastikan aspek kesehatan dan kesejahteraan kedua satwa telah dipertimbangkan sebelum keberangkatan.
Sebelum perjalanan dimulai, Deo dan Sinta menjalani pemeriksaan yang melibatkan tim medis serta ahli gajah.
Artikel Terkait
BRI Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa Flores NTT, Salurkan Makanan hingga Obat-obatan
10 Gempa Dahsyat yang Pernah Mengguncang NTT, Terbaru Gempa M 7,7 pada 2026
Profil Celine Olivia Apriani Theo, Pembawa Baki Bendera Merah Putih di Istana HUT RI ke-81
Viral Cindy Gulla Protes Fotonya Dipakai Kemenpora Tanpa Izin untuk Promosi Event Lari
Buntut Dugaan Keracunan MBG Berastagi, BGN Ancam Pecat Kepala SPPG hingga Bawa ke Jalur Hukum