TITIKTEMU.CO PENAJAM PASER UTARA – Setelah memimpin prosesi penyatuan tanah dan air nusantara di Titik Nol Kilometer IKN, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) bersama Ibu Iriana Jokowi menuju tempat untuk bermalam di area perkemahan di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, Senin (14/3).
Lokasi tempat Presiden dan Ibu Iriana menginap berada sekitar 2,7 kilometer dari titik nol. Di area perkemahan juga terdapat tenda-tenda untuk para menteri dan rombongan yang turut bermalam.
Baca Juga: Presiden Pimpin Prosesi Penyatuan Tanah & Air Nusantara di Titik Nol Kilometer IKN
Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat KSP: Berapa Sih Jumlah Deputi, Tenaga Ahli dan Staf Khusus Anak Buah Moeldoko?
Setibanya di lokasi, Presiden tampak berbincang-bincang dengan Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Kepala Otorita IKN Bambang Susantono, serta Wakil Kepala Otorita IKN Dhony Rahajoe.
Dalam keterangan persnya di Balikpapan, Minggu (13/3) Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono mengatakan pihaknya telah menyiapkan keperluan menginap Presiden dengan sederhana, tanpa mengurangi aspek keamanan.
Baca Juga: Gubernur Isran Noor: Tak Ada Penolakan Masyarakat terkait Penetapan Benua Etam Jadi Ibu Kota Negara!
“Kami ketika menginap di IKN ini tentunya apa adanya. Bapak Presiden kami siapkan tenda yang sederhana dan lain-lain tentunya tidak mengurangi keamanan beliau,” ujar Heru seperti dilansir TITIKTEMU.CO dari laman Setkab RI.
Sementara itu Komandan Paspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo menjelaskan bahwa selain pengamanan fisik, pihaknya juga telah melakukan upaya pencegahan lain dari binatang liar maupun penyakit, khususnya malaria.
“Sudah fogging yang ada di sana. Kemudian juga untuk keamanan lainnya yaitu di sekitaran tenda-tenda, terutama di sekitar VVIP, sudah kita sebarkan juga seperti garam dan sebagainya untuk mengantisipasi binatang melata dan itu pun juga kita siapkan bisa anti ular yang juga akan berguna. Namun mudah-mudahan tidak terpakai dan kita semua dalam keadaan aman,” ujar Komandan Paspampres.
Baca Juga: Jorginho yakin Chelsea akan Berjuang Sampai Akhir dan Hasil Lengkap Liga Premier Inggris Pekan 29
Sementara itu, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) mendapatkan dukungan dari sejumlah pihak termasuk tokoh adat dan agama setempat.
Saat bertemu Presiden Joko Widodo para tokoh adat mengutarakan harapannya agar pembangunan IKN tidak hanya mengenai infrastruktur, tetapi juga pengembangan sumber daya manusia (SDM).
“Dalam proses pemindahan IKN kami berharap tidak hanya pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana yang dilakukan, tapi kami berharap agar diutamakan terlebih dahulu yaitu pembangunan SDM,” ujar Ketua Dewan Adat Dayak Kabupaten Penajam Paser Utara Helena.
Artikel Terkait
Jokowi Minta Dukungan Berbagai Pihak Soal Pindah Ibukota Karena Problematika DKI Jakarta Begitu Kompleks
Nusantara Nama Ibu Kota Negara Baru Pilihan Presiden Joko Widodo dari 80 Usulan Nama
Penamaan Ibu Kota Negara Baru, Sejarawan UGM: Nama “Nusantara” Lebih Merujuk pada Wilayah Luar Jawa
Menteri Basuki: Ibu Kota Negara Pindah akan Bentuk Peradaban Baru
Rampung Desember 2023, Bendungan Sepako Semoi Cukupi Kebutuhan Air Bersih di Ibu Kota Negara “Nusantara”
Dua Media Asing CNN Internasional & NHK TV Jepang Liput Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara
Sah! Sudah Ada Pemimpin Otorita IKN, Ini Pesan Jokowi untuk Duet Bambang Susantono-Dhony Rahajoe
Dihadiri Presiden Jokowi, GPH Bhre Cakrahutama Naik Takhta Sebagai Mangkunegara X
Di Balikpapan Presiden Beri Arahan kepada Para Gubernur, IKN dan Kenaikan Harga Jadi Sorotan