TITIKTEMU.CO BALIKPAPAN - Pemindahan ibu kota negara yang direncanakan memakan waktu 15-20 tahun ke depan akan membentuk peradaban baru.
"Tidak hanya pemindahan secara fisik, tetapi mengubah mindset sehingga membawa karakter baik ke depan seperti cara kerja, kota yg lebih baik cara hidup dan peradaban baru," jelas Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.
Baca Juga: Kembali Lakukan Rekrutmen Jaksa, KPK Berkomitmen Perkuat Pemberantasan Korupsi
Baca Juga: Piala Dunia Antarklub Digelar Minggu Depan. Simak Peserta dan Jadwal Lengkap Pertandingannya
Basuki menyatakan hal itu saat briefing Peninjauan Pimpinan MPR RI ke lokasi ibu kota negara (IKN) di VIP Room Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman di Balikpapan, Kamis (27/1) seperti dilansir TITIKTEMU.CO dari laman Pemprov Kaltim.
Dijelaskannya, pemindahan ini lebih pada memulai sebuah peradaban baru.
Baca Juga: 4 Shio Ini Kurang Beruntung di Tahun Macan Air, Shio Apa Saja?
"Kota baru atau sebuah peradaban baru dengan cara hidup baru yang ramah lingkungan serta digitalisasi,” tandasnya.
Nantinya pembangunan kota tetap mempertahankan fungsi hutan, keanekaragaman hayati dan tidak merusak lingkungan. Menggunakan konsep forest city dalam upaya mitigasi peluang kerusakan lingkungan khususnya hutan dalam perencanaan dan pembangunan IKN.
Baca Juga: INFO LOKER : Mau Jadi PNS Tanpa Syarat Ijazah? Kamu bisa Gabung di RANS Entertainment
Adapun Pimpinan MPR yang melakukan kunjungan ke lokasi IKN terdiri dari Ketua MPR Bambang Soesatyo, 6 orang Wakil Ketua MPR RI yakni Ahmad Basarah, Ahmad Muzani, Lestari Moerdijat, Jazilul Fawaid, Asrul Sani dan Fadel Muhammad serta Sekjen MPR RI Ma'ruf Cahyono.
Turut mendampingi Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi beserta Kapolda Kaltim dan Pangdam Mulawaman. ***
Artikel Terkait
Polrestabes Semarang Gagalkan Upaya Penyelundupan 8,4 kg Sabu-sabu dari Kalimantan
Nusantara Nama Ibu Kota Negara Baru Pilihan Presiden Joko Widodo dari 80 Usulan Nama
Dua Perusahaan Pembakar Hutan dan Lahan di Kalimantan Digugat Masing-masing 1 Triliun dan 752,2 Miliar Rupiah
Penamaan Ibu Kota Negara Baru, Sejarawan UGM: Nama “Nusantara” Lebih Merujuk pada Wilayah Luar Jawa
Daerah Setingkat Provinsi, Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru Nusantara Menjabat Lima Tahun
Prabowo Subianto Serahkan Kendaraan Tempur Produksi Pindad kepada Kasad
Gubernur Isran Noor: Tak Ada Penolakan Masyarakat terkait Penetapan Benua Etam Jadi Ibu Kota Negara!
Prabowo Subianto Dihina, Kader Gerindra Ramai-ramai Polisikan Edy Mulyadi