Pemerintah Umumkan Karantina Tiga Hari Bagi PPLN, Berlaku Mulai Selasa 1 Maret 2022

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Senin, 28 Februari 2022 | 05:54 WIB
Menko Marves Luhut B. Pandjaitan memberikan keterangan pers usai Ratas Evaluasi PPKM melalui konferensi video. Pemerintah terapkan karantina tiga hari bagi PPLN mulai 1 Maret 2022. (pic. Humas Setkab/Jay)
Menko Marves Luhut B. Pandjaitan memberikan keterangan pers usai Ratas Evaluasi PPKM melalui konferensi video. Pemerintah terapkan karantina tiga hari bagi PPLN mulai 1 Maret 2022. (pic. Humas Setkab/Jay)

“Target 14 Maret 2022 dapat kita percepat satu minggu jika dalam evaluasi minggu depan tren kasus menunjukkan hasil yang membaik. Karena di Bali kelihatannya kemarin kami lihat selama beberapa minggu terakhir angkanya terus membaik,” ujar Menko Marves.

Ditambahkan Bali dipilih sebagai  lokasi uji coba percontohan karena tingkat vaksinasi dosis kedua umum yang sudah tinggi dibandingkan provinsi lainnya.

Namun dalam masa persiapan menuju tanggal 14 Maret, pemerintah tetap akan terus mengakselerasi dosis kedua untuk kelompok masyarakat lanjut usia (lansia) serta vaksinasi booster.

Baca Juga: SNMPTN : Berapa Rata-Rata Nilai Rapor untuk bisa Lolos SNMPTN Universitas Negeri Jakarta UNJ? Ini Prediksinya

“Jika uji coba di Bali berjalan baik, kami akan perluas kebijakan tanpa karantina di seluruh Indonesia sejak 1 April atau lebih cepat dari 1 April 2022. Namun sekali lagi kebijakan ini akan dilakukan berdasarkan data perkembangan pandemi ke depan,” ujarnya.

Dalam keterangan persnya, Luhut mengungkapkan bahwa pembukaan Bali bagi wisatawan mancanegara (wisman) berjalan dengan lancar.

Sejak pembukaan Bali bagi wisman, sudah lebih dari 1.600 wisatawan yang datang ke Bali dan lebih dari 50 persen di antaranya memilih untuk melakukan karantina bubble.

Baca Juga: SNMPTN : Ini Lho, Perkiraan Nilai Rata-Rata Rapor yang Bakal Lolos SNMPTN 2022 Universitas Padjajaran (Unpad)

“Sebagian besar wisman memilih hotel bubble dengan rata-rata kamar per malamnya mencapai Rp3 juta. Rusia, Australia, Prancis, Amerika, serta Belanda mendominasi wisatawan yang datang ke Bali,” ungkapnya.

Ia menambahkan, untuk pembukaan tahap berikutnya pemerintah akan menambah hotel karantina bubble menjadi 17 hotel dan hotel karantina umum (di kamar) ditambah 41 hotel.

“Perbaikan lain yang akan dilakukan mencakup pemesanan melalui online travel agent, ketersediaan isolasi, mekanisme penjemputan di bandara dan kemudahan e-visa,” pungkasnya. ***

Ikuti beragam berita terbaru, olahraga, lowongan pekerjaan dan informasi bermanfaat lainnya di TitikTemu.co

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X