TITIKTEMU.CO-Pernah berlari menuju peron lalu melihat pintu kereta tertutup tepat di depan mata? Bagi pengguna KRL Jogja Solo, momen seperti itu bisa menjadi mimpi buruk kecil yang cukup mengganggu hari.
Kabar baiknya, akhir Juni 2026 membawa sedikit angin segar bagi para komuter, mahasiswa, pekerja, hingga wisatawan yang mengandalkan jalur rel antara Yogyakarta dan Solo. Jumlah perjalanan KRL kembali ditambah sehingga pilihan jam keberangkatan menjadi lebih fleksibel dibanding sebelumnya.
Penambahan ini bukan tanpa alasan. Libur sekolah dan meningkatnya mobilitas masyarakat membuat kebutuhan transportasi antarkota melonjak. Jalur Jogja-Solo yang selama beberapa tahun terakhir menjadi salah satu rute komuter tersibuk di Jawa pun ikut terdampak.
Mengapa Jadwal KRL Jogja Solo Ditambah?
Saat musim liburan tiba, pola perjalanan masyarakat berubah drastis.
Banyak keluarga bepergian, mahasiswa pulang kampung, dan wisatawan memadati berbagai destinasi di Yogyakarta maupun Solo. Jika kapasitas perjalanan tidak ditambah, kepadatan penumpang berpotensi meningkat terutama pada jam-jam favorit pagi dan sore hari.
Karena itu, operator kereta menambah frekuensi perjalanan untuk mengakomodasi lonjakan permintaan sekaligus memberikan lebih banyak pilihan waktu bagi pengguna.
Hasilnya, kini tersedia hingga 16 perjalanan setiap hari dari Stasiun Tugu Yogyakarta menuju Stasiun Palur.
Baca Juga: Ada yang Lebih Berbahaya dari Doom Scrolling — dan Kamu Lakuin Setiap Paginya dewasa
Kereta Pertama Berangkat Sebelum Matahari Benar-Benar Sibuk
Bagi pekerja yang harus tiba pagi di Solo atau wilayah sekitarnya, perjalanan pertama dimulai cukup awal.
KRL pertama berangkat dari Stasiun Tugu Yogyakarta pukul 05.05 WIB dan tiba di Palur sekitar pukul 06.26 WIB.
Jam keberangkatan ini menjadi favorit banyak pekerja harian karena memungkinkan mereka tiba sebelum aktivitas kantor dimulai.
Sementara itu, bagi yang tidak suka terburu-buru di pagi hari, tersedia banyak alternatif keberangkatan berikutnya mulai pukul 06.00, 07.05, 07.54, hingga siang dan sore hari.
Baca Juga: Investor Mulai Gelisah? Alasan di Balik Tertundanya Insentif Kendaraan Listrik yang Jarang Dibahas
Artikel Terkait
Head to Head Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Rekor Pertemuan, Statistik, dan Adu Strategi Menuju 16 Besar
Homeschooling di 2026: Pilihan Radikal atau Solusi Paling Masuk Akal?
Co-Living Bukan Cuma soal Hemat Biaya — Ini yang Nggak Ada yang Bilang ke Kamu
Anak Telat Bicara: Kapan Harus Panik dan Kapan Harus Santai?
Safari Politik Jokowi Bikin Banyak Orang Bertanya: Sedang Bangun PSI atau Menata Jalan ke Pilpres 2029?
Viral Oknum Nakes RS Efarina Etaham Siantar Unggah Konten Bayi NICU, Berujung Resign dan Tuai Kecaman Publik
Jamal Musiala Terpukau Ketajaman Lionel Messi di Piala Dunia 2026: Bisa Main Sampai Usia 60 Tahun