Mendadak Hilang dari Jadwal! 5 Rute Internasional AirAsia yang Resmi Ditutup, Ada Destinasi Favorit Liburan

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Selasa, 30 Juni 2026 | 06:36 WIB
AirAsia hentikan 5 rute internasional dari Indonesia (Pinterest @lim)
AirAsia hentikan 5 rute internasional dari Indonesia (Pinterest @lim)

TITIKTEMU.CO-Kalau belakangan Anda merasa pilihan penerbangan AirAsia dari Indonesia semakin terbatas, ternyata itu bukan sekadar perasaan. Dalam beberapa bulan terakhir, maskapai berbiaya rendah ini diam-diam memangkas sejumlah rute internasional yang sebelumnya cukup populer di kalangan wisatawan maupun pelaku perjalanan bisnis.

Hingga pertengahan 2026, setidaknya ada lima rute internasional yang tidak lagi beroperasi. Keputusan ini bukan tanpa alasan. AirAsia sedang melakukan penyesuaian besar pada jaringan penerbangannya di tengah biaya operasional yang terus membengkak dan perubahan perilaku pasar yang membuat beberapa rute tidak lagi seefisien dulu.

Salah satu rute yang paling menyita perhatian adalah penerbangan langsung Jakarta–Singapura. Mulai 1 Juli 2026, layanan ini resmi dihentikan. Artinya, penumpang yang ingin terbang ke Singapura menggunakan AirAsia kini harus transit terlebih dahulu di Kuala Lumpur.

Baca Juga: Prediksi Jerman vs Paraguay Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Die Panzer Lebih Diunggulkan, Paraguay Tetap Berbahaya

Perubahan ini cukup signifikan. Jika sebelumnya perjalanan hanya membutuhkan waktu kurang dari dua jam, kini total durasi perjalanan bisa membengkak menjadi lebih dari 10 jam tergantung lamanya transit. Bagi sebagian pelancong, efisiensi waktu yang selama ini menjadi daya tarik utama tentu ikut berkurang.

Menurut manajemen AirAsia, keputusan tersebut merupakan bagian dari strategi pengalihan kapasitas ke rute-rute yang dianggap memiliki performa lebih baik. Selain itu, lonjakan harga bahan bakar pesawat atau avtur yang dipicu ketidakstabilan geopolitik global turut memberikan tekanan besar pada industri penerbangan.

Tak hanya Singapura yang terdampak. Dua rute populer dari Bali menuju Australia juga ikut masuk daftar penghentian. AirAsia resmi menutup penerbangan Denpasar–Melbourne dan Denpasar–Adelaide sejak 19 Juni 2026.

Baca Juga: Link Live Streaming Brasil vs Jepang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Kick-off Dini Hari Ini di TVRI, Folaplay dan MaxStream

Bali selama ini dikenal sebagai salah satu gerbang utama wisatawan Australia ke Indonesia. Namun tingginya biaya operasional membuat maskapai harus lebih selektif dalam menentukan rute yang tetap dipertahankan.

Manajemen Indonesia AirAsia menjelaskan bahwa kondisi industri penerbangan global saat ini sedang menghadapi tantangan yang tidak ringan. Kenaikan harga avtur menjadi salah satu faktor terbesar yang memengaruhi keberlanjutan operasional sejumlah rute internasional.

Dengan situasi tersebut, perusahaan memilih fokus pada jalur penerbangan yang dinilai masih memiliki tingkat permintaan dan profitabilitas yang cukup kuat. Langkah ini dianggap sebagai upaya menjaga kesehatan bisnis di tengah ketidakpastian pasar.

Baca Juga: Wakil Asia Paling Banyak Tersingkir di Fase Grup Piala Dunia 2026, Jepang dan Australia Jadi Harapan Terakhir AFC

Rute lain yang juga ikut dihentikan adalah Darwin–Denpasar. Berbeda dengan kasus sebelumnya yang lebih banyak dipengaruhi biaya operasional, penghentian jalur ini lebih terkait dengan tingkat permintaan penumpang yang belum memenuhi ekspektasi.

Maskapai menilai jumlah penumpang pada rute tersebut belum cukup untuk mendukung operasional jangka panjang. Meski begitu, AirAsia tidak menutup kemungkinan untuk mengaktifkan kembali layanan tersebut apabila kondisi pasar menunjukkan perbaikan di masa depan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Leihana

Sumber: Air Asia App

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X