Langkah ini dinilai krusial agar Indonesia tetap berdaulat di tengah persaingan kekuatan besar dunia.
Direktur Kerja Sama ISI, Aisha R. Kusumasomantri, menegaskan pentingnya kolaborasi dengan media.
ISI ingin menjadi jembatan antara niat strategis pemerintah dan pemahaman publik melalui narasi yang kredibel dan mudah dipahami.
Pertemuan ini dihadiri sejumlah media nasional seperti Total Politik, Kumparan, Sindonews, GarudaTV, IDM, hingga Promedia.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat literasi publik terhadap isu pertahanan dan kebijakan luar negeri, sehingga masyarakat dapat memahami arah besar Indonesia di panggung Indo-Pasifik yang semakin kompetitif.***
Artikel Terkait
Air Mata di Ruang Tipikor: Riva Siahaan Membungkuk di Hadapan Pendukung Jelang Vonis Kasus Minyak
Siap-Siap 18 Maret! Lebih dari Setengah Warga RI Diprediksi Mudik Lebaran 2026, Jawa Tengah Jadi Magnet Terbesar
Memasuki Hari ke-10 Puasa: Titik Balik sebelum Mesin Ibadah Ngebut—Amalan Apa yang Paling Layak Ditambah?
Mobil Dinas Rp 8,5 Miliar Tuai Sorotan: DPR Minta Gubernur Kaltim Lebih Peka pada Kondisi Rakyat
Spoiler One Piece 1175: Gear 5 Luffy Menggila, Loki Bangkit sebagai Nidhogg dan Imu Turun Tangan!
Doa Puasa Hari ke Sepuluh Ramadan: Mohon Jadi Hamba Bertawakal dan Dekat dengan Allah
Dapat 8 Nominasi Oscar 2026, Film Hamnet Tayang di Bioskop Indonesia 27 Februari
Viral Sopir Calya Ugal-ugalan di Gunung Sahari, Panik Tak Punya SIM hingga Jadi Tersangka
Tragis di Ruang Sidang UIN Suska: Cinta Ditolak Berujung Pembacokan, Pelaku Terancam 12 Tahun Penjara
BLACKPINK Tembus 100 Juta Subscribers YouTube, Comeback Lewat Mini Album Deadline