Cinta Laura tidak menyebut nama siapa pun dalam kritiknya.
Namun pesannya jelas: jika mampu secara finansial, sebaiknya memberi ruang bagi yang lebih membutuhkan.
Baginya, beasiswa bukan sekadar soal prestasi, tetapi juga tentang empati.
Tentang membuka jalan bagi generasi yang terhalang oleh kondisi ekonomi.
Di tengah riuhnya media sosial, pernyataan Cinta kembali menjadi refleksi bersama.
Bukan untuk menyerang individu, tetapi untuk menata ulang cara pandang tentang akses pendidikan dan keadilan sosial.
Karena pada akhirnya, beasiswa bukan sekadar tiket kuliah ke luar negeri.
Ia adalah harapan.
Dan harapan, seharusnya jatuh ke tangan yang paling membutuhkannya.***
Artikel Terkait
Mudik Gratis Peruri 2026 Resmi Dibuka! Catat Jamnya, Siapkan Data, dan Amankan Kursimu Sekarang
War Tukar Uang Baru BI 2026: 7 Trik Biar Nggak Ketinggalan Kereta dan Pasti Kebagian Kuota
Kenapa Arab Saudi Larang Ayam dan Telur dari Indonesia? Ini Penjelasan Lengkapnya
Alfamart dan Indomaret Bakal Dibatasi di Desa? Mendag Buka Suara soal Wacana Kopdes Merah Putih
Mudik Lebaran 2026 Makin Nyaman! KAI Luncurkan Kereta Ekonomi Kerakyatan, Kursi Lebih Lega Harga Tetap Bersahabat
Aksi Mahasiswa di Polda DIY: Doa, Protes, dan Ricuh di Ring Road Utara
Colosseum Jadi Mimbar: Cara Tak Biasa Gus Miftah Menyapa Hati yang Terluka
Bukan Sekadar Basa-Basi: Contoh Ucapan Selamat Berbuka Puasa Formal dan Sopan untuk Rekan Kerja yang Penuh Makna
Jangan Kehabisan Kuota! Mudik Gratis BTN 2026 Siap Dibuka—3.500 Kursi, Rute Panjang, Berangkat Serentak
Tayang 26 Februari, Ini Link Nonton Bridgerton Season 4 Episode 5-8 Sub Indo di Netflix