TITIKTEMU.CO - Kasus dugaan suap ijon proyek yang menjerat Bupati Bekasi Ade Kuswara kini memasuki babak baru.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak hanya fokus pada aliran uang, tetapi juga menelusuri siapa sosok di balik perintah penghapusan jejak komunikasi elektronik yang dinilai krusial dalam perkara ini.
Langkah tersebut menandai bahwa penyidik tidak berhenti pada pelaku lapangan, melainkan mengarah ke aktor yang diduga mengatur dari balik layar.
Baca Juga: OTT Bekasi Jadi Babak Baru: Bupati Ade Kuswara Diamankan KPK di Tengah Rentetan Operasi Nasional
Ponsel Disita, Percakapan Dipertanyakan
Kecurigaan ini mencuat setelah penyidik menyita sejumlah telepon genggam saat melakukan penggeledahan di kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi, Senin (22/12).
Dari situlah muncul dugaan bahwa ada pesan-pesan penting yang sengaja dihapus sebelum atau sesudah operasi penindakan dilakukan.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan pihaknya akan menelusuri secara mendalam siapa yang memberi instruksi untuk menghilangkan rekam jejak komunikasi tersebut.
Bagi KPK, penghapusan pesan bukan sekadar tindakan teknis, melainkan bisa menjadi upaya sistematis mengaburkan perkara.
Baca Juga: OTT KPK Seret Tiga Jaksa di HSU, Kejagung Nonaktifkan Kajari, Kasi Intel, dan Kasi Datun
Dokumen Proyek Ikut Disisir
Tak hanya ponsel, penyidik juga mengamankan berbagai dokumen yang berkaitan dengan proyek pengadaan tahun anggaran 2025 serta rencana pekerjaan untuk 2026.
Dokumen-dokumen ini diyakini memiliki keterkaitan langsung dengan pola ijon proyek yang sedang diselidiki.
KPK memastikan penggeledahan belum berhenti. Titik-titik lain masih akan didatangi untuk memastikan tak ada celah bukti yang terlewat.
Artikel Terkait
Menaker Yassierli Tegaskan Pakta Integritas Usai OTT KPK Terhadap Wamenaker
Yassierli Sebut OTT KPK Wamenaker Noel Pukulan Berat, Tegaskan Komitmen Antikorupsi
OTT KPK, Noel, dan Deretan Kendaraan Mewah: Dari Nissan GT-R R35 hingga Ducati Miliaran
KPK OTT Pejabat Pemprov Riau, Amankan 10 Orang dalam Dugaan Korupsi di Dinas PUPR
Sosok Kokoh Prio Utomo: Baru Dilantik, Langsung Terjaring OTT KPK Bersama Pejabat Ponorogo
Operasi Senyap KPK di Banten: Lima Pihak Terjaring OTT
OTT Sehari, KPK Tangkap 25 Orang, dari Jaksa, Pengacara, hingga Bupati
OTT Bekasi Jadi Babak Baru: Bupati Ade Kuswara Diamankan KPK di Tengah Rentetan Operasi Nasional
Ketika OTT Berubah Jadi Kejar-kejaran: Jejak Rp 804 Juta dan Pelarian Jaksa HSU
OTT KPK Seret Tiga Jaksa di HSU, Kejagung Nonaktifkan Kajari, Kasi Intel, dan Kasi Datun