Yassierli Sebut OTT KPK Wamenaker Noel Pukulan Berat, Tegaskan Komitmen Antikorupsi

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Jumat, 22 Agustus 2025 | 10:39 WIB
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli buka suara soal OTT KPK Wamenaker Immanuel Ebenezer. (Instagram/kemnaker)
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli buka suara soal OTT KPK Wamenaker Immanuel Ebenezer. (Instagram/kemnaker)

TITIKTEMU.CO - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyampaikan keprihatinannya terkait penangkapan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau Noel oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Noel ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu malam, 20 Agustus 2025. Yassierli menegaskan bahwa pihaknya menghormati proses hukum yang tengah dijalankan KPK dan siap mendukung penuh upaya pemberantasan korupsi.

“Saya prihatin dan menyayangkan peristiwa dugaan tindak korupsi ini. Saya menghormati proses hukum yang dijalankan oleh KPK dan mendukung berbagai langkah KPK dalam menindak pelaku korupsi,” ujar Yassierli dalam konferensi pers di Kantor Kemnaker, Kamis, 21 Agustus 2025.

Baca Juga: Menaker Yassierli Tegaskan Pakta Integritas Usai OTT KPK Terhadap Wamenaker

Yassierli mengakui bahwa OTT terhadap Wamenaker merupakan pukulan berat bagi Kementerian Ketenagakerjaan. Terlebih, sejak ia dilantik sebagai Menaker, dirinya tengah berfokus pada upaya perbaikan integritas, profesionalisme, serta layanan publik di Kemnaker.

“Bagi saya dan keluarga besar Kementerian Ketenagakerjaan, ini adalah pukulan berat. Namun, sejalan dengan arahan Presiden, tidak ada toleransi terhadap perilaku koruptif,” tegasnya.

Menaker menambahkan bahwa detail kasus sepenuhnya menunggu keterangan resmi dari KPK. Ia menegaskan pentingnya asas praduga tak bersalah hingga ada bukti kuat yang dipublikasikan.

Baca Juga: Krisis Pasokan Gas Bumi Tertentu (HGBT), Ratusan Pekerja PT Doulton Dirumahkan

“Semua harus berbasis bukti. Saya jamin, kalau memang ada bukti dan itu benar, tidak ada toleransi. Namun saat ini kita harus menunggu hasil penyelidikan KPK,” jelasnya.

Yassierli juga meminta publik bersabar karena kasus ini masih dalam tahap awal. “Tunggu saja, sabar, ini belum 1x24 jam. Jika ada hal yang perlu kami jelaskan, akan disampaikan setelah KPK merilis hasil penyidikan,” pungkasnya.

Sementara itu, Immanuel Ebenezer alias Noel menjadi salah satu dari 10 orang yang ditangkap KPK. Ia diduga terlibat praktik pemerasan terhadap sejumlah perusahaan dalam pengurusan sertifikat K3.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X