TITIKTEMU.CO - Ponorogo mendadak jadi sorotan nasional setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Jumat (7/11/2025).
Dari operasi itu, nama Kokoh Prio Utomo, orang kepercayaan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, ikut terseret hanya beberapa jam setelah dilantik sebagai Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sari Gunung milik Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Momen pelantikan yang seharusnya menjadi awal baru justru berubah menjadi hari paling kelam dalam karier Kokoh.
Dalam hitungan jam, pejabat yang baru diangkat itu ikut diamankan penyidik KPK karena diduga terlibat dalam kasus dugaan suap yang juga menjerat Bupati Sugiri.
Kronologi Kasus Suap yang Menjerat Pejabat Ponorogo
Kasus ini bermula pada awal tahun 2025, ketika Yunus Mahatma, Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo, mendapat kabar akan dicopot dari jabatannya oleh Bupati Sugiri.
Tak ingin kehilangan posisinya, Yunus kemudian mencoba mencari jalan pintas.
Ia menghubungi Sekretaris Daerah Ponorogo, Agus Pramono, untuk meminta bantuan agar tidak digantikan.
Sebagai imbalan, Yunus menyerahkan sejumlah uang kepada pihak tertentu yang diduga dekat dengan Bupati.
Dalam penyelidikan KPK, terungkap bahwa uang suap tersebut diberikan secara bertahap: Rp400 juta pada Februari 2025, Rp325 juta pada pertengahan tahun, dan kemudian Rp1,5 miliar yang diminta langsung oleh Sugiri pada awal November 2025.
Pada tanggal 7 November, hari yang sama dengan pelantikan Kokoh Prio Utomo, uang sebesar Rp500 juta dikabarkan dicairkan melalui koordinasi sejumlah pihak, termasuk pegawai bank dan rekan dekat Yunus.
Namun langkah itu justru menjadi titik balik ketika KPK mencium adanya transaksi mencurigakan dan langsung bergerak cepat melakukan OTT.
Sosok Kokoh Prio Utomo di Balik Jabatan Baru
Artikel Terkait
Polisi Ungkap Fakta Baru Ledakan SMAN 72 Jakarta: Pelaku Siswa Aktif Bertindak Sendiri, Ditemukan 7 Bom di Lokasi
Era AI Bukan Akhir Peran Manusia: Kuasai Data Analytics untuk Kendalikan Teknologi, Bukan Tergantikan!
DPR Desak Kemenperin Telusuri Distribusi Udang Beku Diduga Terpapar Radioaktif Cs-137 ke Pasar Lokal
COO Danantara Optimistis Rencana Redenominasi Rupiah Tak Ganggu Dunia Usaha, Justru Perkuat Ekonomi Nasional
50 Link Twibbon Hari Ayah 12 November 2025, Gaskeun!
ICW Nilai KPK Mulai Bangkit di Era Prabowo: ‘Macan yang Baru Bangun Tidur’ dalam Pemberantasan Korupsi
Mahfud MD Soroti Titik Terburuk Polri Ada di Penegakan Hukum: Reformasi Ditargetkan Rampung Tiga Bulan
Peringati Hari Pahlawan 2025, IFG Kobarkan Semangat Kepahlawanan Lewat Aksi Nyata dan Kepedulian Sosial
Jusuf Kalla Tegas Soal Sengketa Lahan: Mafia Tanah Harus Diberantas Secara Sistemik
Mahfud MD Minta UGM Tak Terlibat dalam Perdebatan Soal Ijazah Jokowi, Cukup Beri Konfirmasi Formal