Presiden Prabowo Perintahkan PT Toba Pulp Lestari Diaudit, Terkait Kayu Gelondongan?

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Rabu, 17 Desember 2025 | 07:43 WIB
Presiden Prabowo Minta PT Toba Pulp Lestari Diaudit, Terkait Kayu Gelondongan? (ANTARA FOTO/Yudi Manar)
Presiden Prabowo Minta PT Toba Pulp Lestari Diaudit, Terkait Kayu Gelondongan? (ANTARA FOTO/Yudi Manar)

Dari total areal konsesi sekitar 167.912 hektare, hanya sekitar 46.000 hektare yang dikembangkan sebagai tanaman eucalyptus. Sementara sebagian besar area lain merupakan kawasan lindung dan konservasi.

“Perseroan menghormati aspirasi publik, namun mengharapkan informasi yang disampaikan didasarkan pada data yang akurat dan dapat diverifikasi,” tulis manajemen.

Baca Juga: Profil Ignatius Ari Djoko Purnomo, Komisaris Utama Toba Pulp Lestari: Isu Lingkungan dan Kontroversi yang Terus Mengiringi

Perusahaan Siap Kooperatif

Namun, Manajemen PT Toba Pulp Lestari menyatakan menghormati dan mendukung penuh langkah pemerintah melakukan audit dan evaluasi total.

Direktur PT Toba Pulp Lestari Tbk, Anwar Lawden, menegaskan perusahaan akan bersikap terbuka dan kooperatif selama proses pemeriksaan berlangsung.

“Manajemen menghormati keputusan pemerintah untuk melakukan audit dan evaluasi total terhadap perusahaan,” ujarnya, Selasa 16 Desember 2025.

Dia menambahkan langkah itu sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menjalankan kegiatan sesuai izin, prosedural, serta menerapkan prinsip-prinsip pengelolaan hutan lestari.

Baca Juga: Bupati Samosir Imbau Warga Tolak Bantuan dari Toba Pulp Lestari

Siapa Pemilik Toba Pulp Lestari?

Toba Pulp Lestari memiliki sejarah panjang di industri pulp Indonesia. Perusahaan ini sebelumnya bernama PT Inti Indorayon Utama dan melantai di Bursa Efek Indonesia pada 18 Juni 1990.

Dalam prospektus IPO, Sukanto Tanoto memiliki 27,7 persen saham, dan Polar Yanto Tanoto dengan 6,5 persen saham. Saat itu, Indorayon bagian dari kelompok usaha Raja Garuda Mas (Royal Golden Eagle).

Struktur kepemilikan perusahaan kemudian berubah. Berdasarkan laporan per 31 Oktober 2025, mayoritas saham Toba Pulp Lestari dimiliki Allied Hill Limited yang berbasis di Hong Kong dengan 92,54 persen.

Penerima manfaat akhir dari kepemilikan tercatat atas nama Joseph Utomo. Sebelumnya, saham mayoritas sempat dimiliki Pinnacle Company Pte Ltd asal Singapura, dengan penerima manfaat akhir yang sama.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X