TITIKTEMU.CO - Nama PT Toba Pulp Lestari (TPL) kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial karena berbagai kontroversi dari tahun ke tahun.
Awal November lalu, ribuan warga bahkan berunjuk rasa di kantor Gubernur Sumatera Utara (Sumut) di Jalan Diponegoro, Medan, menuntut penutupan PT Toba Pulp Lestari (TPL).
Perusahaan besar yang bergerak di bidang industri pulp ini memiliki sejarah panjang. Perubahan kepemilikan, dan jejak operasional tidak lepas dari kontroversi sejak pertama kali berdiri pada 1983.
Pulp sendiri merupakan bahan baku utama untuk pembuatan kertas dan berbagai produk lainnya. Siapa sebenarnya pemilik perusahaan ini dan bagaimana perjalanan bisnisnya hingga kini?
Perusahaan Pulp Besar dari Sumatera Utara
PT Toba Pulp Lestari Tbk merupakan salah satu perusahaan industri pulp terbesar di Indonesia yang beroperasi di Provinsi Sumatera Utara.
Perusahaan ini sebelumnya dikenal luas dengan nama PT Inti Indorayon Utama Tbk atau Indorayon yang memakai kode saham INRU.
Nama perusahaan resmi berubah menjadi PT Toba Pulp Lestari pada 2000 sebagai bagian dari restrukturisasi internal setelah melalui berbagai konflik.
Perusahaan ini berdiri pada 26 April 1983. Pemilik awalnya adalah pengusaha nasional Sukanto Tanoto, yang saat itu membangun pabrik pulp besar di kawasan Sungai Asahan.
Operasi komersial perusahaan dimulai pada 1 April 1989, menandai masuknya industri pulp berskala besar di wilayah Tapanuli.
Kantor pusat PT Toba Pulp Lestari berada di Uniplaza, East Tower, Medan, sementara pabrik produksinya di Desa Pangombusan, Kecamatan Parmaksian, Kabupaten Toba.
Baca Juga: Siapa Pemilik Superbank Saat Ini? Kapan IPO dan Apa Produk dan Layanan Unggulannya
Perjalanan Bisnis dan Konflik Panjang
Artikel Terkait
PT Abadi Lestari Indonesia Tbk: Profil, Kepemilikan, dan Rencana IPO Terbaru 2025
Jaga Keamanan Digital, BRI Terus Edukasi Nasabah Untuk Menjaga Kerahasiaan Data Transaksi Perbankan
Shell Indonesia Resmi Beli 100 Ribu Barel BBM dari Pertamina untuk Amankan Stok hingga Akhir 2025
Kenapa Banyak Bisnis Online Gagal di Tahun Pertama? Ini 7 Kesalahan yang Sering Terjadi
Program CSR BRI Raih Pengakuan Global Lewat Dua Penghargaan Internasional