Berebut Tahta Keraton Surakarta: Tedjowulan vs Putra Mahkota, Siapa Penerus Sah PB XIII?

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Jumat, 7 November 2025 | 10:00 WIB
Berebut Takhta Keraton Surakarta: Tedjowulan vs Putra Mahkota, Siapa Penerus Sah PB XIII? (ANTARAFOTO/Mohammad Ayhuda)
Berebut Takhta Keraton Surakarta: Tedjowulan vs Putra Mahkota, Siapa Penerus Sah PB XIII? (ANTARAFOTO/Mohammad Ayhuda)

“Boleh saja kok semua orang sekarang mau ngomong apa saja,” ujar Tedjowulan menjelang jenazah PB XIII diberangkatkan ke Makam Imogiri.

Namun, dia menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan resmi siapa penerus PB XIII.

“Walaupun ada yang sudah menyebut nama-nama, kami belum menetapkan siapa yang akan menjadi Raja Keraton Surakarta berikutnya,” katanya.

Tedjowulan berharap semua pihak menahan diri agar situasi tetap kondusif. menurutnya, masa berkabung seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat persatuan keluarga besar keraton..

“Saya akan mengumpulkan para Putradalem (anak-anak PB XII) dan merangkul putra-putra PB XIII untuk menyatukan pandangan tentang masa depan Keraton Surakarta,” tegasnya.

Baca Juga: Prosesi Pemakaman Paku Buwono XIII di Imogiri, Menapaki 500 Anak Tangga ke Puncak Makam Raja-Raja 

Putra Mahkota Deklarasi Naik Takhta Sebagai PB XIV

Di sisi lain, KGPAA Hamangkunagoro Sudibyo Rajaputra Narendra Mataram atau Gusti Purboyo, putra bungsu PB XIII, lebih dulu mendeklarasikan diri sebagai penerus tahta.

Deklarasi naik tahta itu dilakukan secara terbuka pada Rabu Legi, 5 November 2025, di depan peti jenazah jenazah sang ayah.

“Saya, KGPAA Hamangkunagoro Sudibyo Rajaputra Narendra Mataram, pada hari ini naik tahta Kasunanan Surakarta Hadiningrat dengan sebutan SISKS Pakubuwono XIV.”

Deklarasi itu sontak menjadi sorotan, karena menandai munculnya klaim ganda atas takhta Kasunanan.

Sebagian pihak menilai langkah Hamangkunagoro merupakan bentuk keberanian untuk melanjutkan garis keturunan langsung dari PB XIII,.

Namun sebagian lainnya menilai penobatan itu terlalu terburu-buru karena tanpa konsensus internal keluarga besar keraton.

Baca Juga: Putra Mahkota Gusti Purboyo Nyatakan Naik Tahta di Hadapan Jenazah Sang Ayah, Bergelar Paku Buwono XIV 

Dukungan dari Keluarga

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X