Jadi berapa jumlah protein untuk kita? Tentunya kita harus tau berapa kebutuhan kita. Karena kebutuhan setiap orang itu berbeda-beda. Untuk wanita, untuk pria, untuk orang dalam usia produktif kemudian orang yang semakin tua, kebutuhannya sebetulnya akan semakin tinggi karena penyerapannya semakin menurun.
Baca Juga: TRENDING: Tsamara Amany Puji Jawaban Farel ketika Ditanya Agamanya Apa oleh Gus Miftah
Jadi jumlah protein itu pun tergantung dengan penyerapannya, Bagaimanapun kita makan sebanyak-banyaknya protein,kalau penyerapan kita kurang baik itu sama saja kita tidak mendapatkan manfaat yang optimal karena bukan seberapa banyak yang kita makan tapi seberapa banyak yang bisa kita serap.
Apa saja yang mempengaruhi penyerapan protein ini? Ada beberapa faktor
1.Faktor resistensi insulin
Untuk orang-orang yang mempunyai masalah resistensi insulin, mereka bisa menyerap protein asam amino itu lebih minim dibandingkan dengan orang yang tidak punya masalah resistensi insulin.
Resistensi Insulin adalah salah satu kondisi metabolic yang sangat banyak terjadi di masyarakat kita bahkan terjadinya sebelum masalah diabetes.
Baca Juga: Mau jadi Idol KPop? Banyak Syarat Berat yang Harus Kamu Miliki, Beberapa di antaranya Adalah Ini
2.Asam Lambung
Asam Lambung banyak dialami oleh masyarakat kita. Bukan terlalu banyak asam lambung justru jika kita tidak punya kualitas yang baik, ini tidak bisa mencerna protein dengan baik karena pertama protein ini perlu untuk dipecah didalam lambung kita. Pertama kali yang dipecah paling besar pemecahnnya didalam lambung.
3.Enzim
Dimana enzim sangat dibutuhkan untuk memecah protein, diimbangi dengan asam lambung.
4.Mikrobioma
Mikrobioma di usus kita juga mempengaruhi penyerapan protein.
Baca Juga: LIGA INGGRIS matchday 10: Manchester City Vs Southampton Berpeluang Banjir Gol
5.Kesehatan Usus
Apakah usus kita mengalami peradangan atau usus kita mengalami masalah-masalah tertentu, ini juga mempengaruhi penyerapan protein.
Hal yang mempengaruhi selain penyerapan
1.Usia
Usia juga berkaitan dengan banyak hal, kondisi kesehatan, kualitas asam lambung dan lain-lain.
2.Level Aktivitas
Level aktivitas, semakin orang aktif maka kebutuhan proteinnya lebih tinggi dibandingkan dengan orang-orang yang tidak aktif.
Baca Juga: Dua Oknum Polisi Papua Barat yang Menjilat Kue HUT TNI Dipecat dari Institusi Polri
Artikel Terkait
Resep dr Zaidul Akbar Ini Bisa Membuat Wajah Bebas Jerawat dan Glowing
Tips Dokter UNS, Agar Kulit Sehat dan Glowing Meski Sedang Puasa Ramadhan
Cespleng! Resep Herbal Atasi Tekanan darah Tinggi Menurut dr Zaidul Akbar
Cacar Monyet Masuk Indonesia, Begini Cara Penularan dan Upaya Pencegahannya
Penderita Diabetes Pantang Komsumsi Buah Pepaya. Mitos kah?
5 Manfaat Kurma untuk Ibu Hamil, Bisa Cegah Bayi Lahir Cacat
Indonesia Usulkan Ikut Uji Klinis Vaksin TBC kepada Bill & Melinda Gates Foundation
Tiga Ramuan Herbal Untuk Turunkan Lemak Darah. Salah Satunya Banyak Ditemukan di Solo dan Jogja
Waspadai Risiko Konsumsi Gula Berlebih: Gula Darah Tinggi, Diabetes Sampai Obesitas!
Wahai Perokok, Pahami Ya ini Perbedaan TAR dan Nikotin!
Ini yang Terjadi Bila Terpapar Gas Air Mata, Cek Juga Cara Meredakan Efeknya!