Ini yang Terjadi Bila Terpapar Gas Air Mata, Cek Juga Cara Meredakan Efeknya!

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Minggu, 2 Oktober 2022 | 09:25 WIB
Produk gas air mata yang dijual di salah satu platform belanja online.  (pic. tokopedia)
Produk gas air mata yang dijual di salah satu platform belanja online. (pic. tokopedia)

TITIKTEMU.CO - Tragedi nasional telah terjadi di lapangan sepak bola.  Dalam keterangan persnya Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta menyatakan  ada 127 orang meninggal, dua di antaranya anggota Polri dalam insiden yang terjadi usai pertandingan Arema vs Persebaya.

Kericuhan dalam tragedi tragis itu berawal dari kekecewaan suporter tim tuan rumah yang turun ke lapangan tanpa dapat dikendalikan oleh pihak keamanan.

Baca Juga: Tragedi Sepak Bola di Malang, IPW: Cabut Ijin Kompetisi Seluruh Liga, Copot Kapolres Malang!

Baca Juga: Najwa Shihab lapor ke polisi, tanggapan nyinyir Nikita Mirzani: Lapor ke polisi tidur saja...

Bahkan, aparat kepolisian yang tidak sebanding dengan jumlah penonton, secara membabi buta menembakkan gas air mata sehingga menimbulkan kepanikan terhadap penonton yang jumlahnya ribuan.

Akibat tembakan gas air mata didapatkan informasi banyak penonton yang sulit bernapas dan pingsan. Sehingga, banyak jatuh korban yang terinjak-injak di sekitar Stadion Kanjuruhan Malang.

Baca Juga: 4 Makanan Khas Betawi yang Gurih Lengkap dengan Bumbu

Padahal, penggunaan gas air mata di stadion sepak bola sesuai aturan FIFA dilarang. Hal itu tercantum dalam FIFA Stadium Safety and Security Regulations pada pasal 19 huruf b disebutkan bahwa sama sekali tidak diperbolehkan mempergunakan senjata api atau gas pengendali massa

Gas air mata yang disemprotkan ke arah ribuan suporter tersebut tentu tak begitu saja hilang efeknya.  

Sisa-sisa gas air mata yang masih ada di udara beberapa saat usai kejadian tentu saja bisa membuat mata menjadi perih dan tidak nyaman.

Baca Juga: Resep Sapo Tahu Ayam Cincang Autentik, Cara Masak Rumahan tapi Rasa Restoran

Berikut adalah tips mengatasi mata perih bila terkena gas air mata seperti dikutip TITIKTEMU.CO dari laman halodoc.

Gas air mata yang biasanya digunakan untuk mengendalikan kerusuhan dan membubarkan kerumunan memang dimaksudkan untuk menyebabkan rasa sakit.

Jadi, semprotan gas tersebut bukanlah untuk main-main. Gas air mata mengandung beberapa senyawa kimia aktif, seperti CS (chlorobenzylidenemalononitrile), CR, CN (chloroacetophenone), bromoacetone, phenacyl bromide, atau semprotan merica.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X