TITIKTEMU.CO, Jakarta - Melakukan olahraga di gym setiap hari bukan hal yang perlu dalam pembentukan otot. Faktanya latihan beban selama 20-30 menit setidaknya 2-3 kali seminggu pun sudah cukup
Yang penting adalah, Anda perlu membuat target untuk semua jenis otot utama, setidaknya dua kali selama latihan mingguan.
Baca Juga: Sering Gagal Scan Barcode Aplikasi PeduliLindungi? Coba Lakukan Langkah Ini
Ada beberapa kunci penting yang perlu diperhatikan selama berusaha membentuk otot.
- Mendapatkan asupan protein yang cukup
Asupan protein yang cukup menjadi salah satu kunci utama pembentukan otot. Asam amino dalam protein oleh tubuh bersama zat gizi lain akan membangun, memperkuat dan menebalkan otot
Selain itu campuran asam amino untuk memperbaiki dan membangun jaringan otot. Asam amino rantai cabang, terutama leusin, dibutuhkan tubuh untuk memulai proses pembentukan otot.
Konsumsi 3 porsi susu rendah atau bebas lemak dan 0,08 sumber protein rendah lemak setiap hari. Massa otot anda akan bertambah.
Baca Juga: Kerugian Korban CPNS Rp 9,7 Miliar, Anak Nia Daniaty Bantah Menipu
- Memanfaatkan karbohidrat sebagai sumber energi
Hal lain dalam pembentukan otot adalah konsumsi karbohidrat sebagai sumber energi. Tanpa asupan karbohidrat pertumbuhan dan performa otot akan terganggu.
Karbohidrat dari makanan dipecah menjadi senyawa yang disimpan sebagai glikogen pada otot dan hati. Otot menggunakan glikogen sebagai tambahan energi ketika berolahraga.
Untuk itu, Anda bisa memilih makanan dengan kandungan karbohidrat kompleks dan olahan, seperti: pasta gandum atau beras merah, buah-buahan, sayuran,kentang, dan oatmeal.
Baca Juga: Hari Kopi Sedunia, Ini Citarasa Kopi Indonesia
- Memilih lemak yang sehat
Lemak adalah faktor kunci yang lain dalam pembentukan otot. Tumbuh mempunyai ketergantungan pada lemak untuk mensuplai energi ke otot dalam latihan.
Artikel Terkait
Ini Manfaat Jus Nanas untuk Kesehatan, Apa Saja?
Sembuh dari Covid-19, Ini 5 Gejala Post Covid Syndrome yang Paling Sering Dirasakan
BPJS Kesehatan Hapus Layanan Kelas 1, 2 dan 3, Diganti “Kelas Standar”
Jangan Terkecoh, Begini Cara Membedakan Madu Asli dan Palsu
Mau Adu Panco? Jangan Sembarangan, Ketahui Bahayanya.