Kerugian Korban CPNS Rp 9,7 Miliar, Anak Nia Daniaty Bantah Menipu

photo author
Ganug Nugroho Adi, TitikTemu.co
- Jumat, 1 Oktober 2021 | 08:16 WIB
Olivia Nathania dan Rafly N Tilaar  (Instagram @lambe_turah)
Olivia Nathania dan Rafly N Tilaar (Instagram @lambe_turah)

TITIKTEMU.CO, JAKARTA – Anak Nia Daniaty, Olivia Nathania, membantah dirinya melakukan penipuan perekrutan CPNS.

Olivia berdalih menyelenggarakan les untuk masuk CPNS dengan tarif Rp 25 juta kepada setiap peserta. Uang sebesar itu digunakan untuk operasional les.

Dia menambahkan dirinya tidak pernah bertemu dengan 225 orang yang mengaku sebagai korban penipuan.

“Saya dan suami kaget dengan tuduhan itu. Ada 50 orang peserta, salah satunya ya anak dari Ibu Agustin, mantan guru sekolah saya yang ngaku jadi korban itu,” kata Olivia.

Baca Juga: Malam Mingguan Ogah Keluar Rumah, ini yang Dilakukan Eks Bening Vonny Cornellya

Olivia mengatakan hal itu saat konferensi pers di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, didampingi kuasa hukumnya, Susanti Agustina, Kamis (30/9/2021).

“Saya tidak pernah bertemu dengan 225 korban, apalagi bujuk rayu,” lanjut Olivia Nathania dilansir TITIKTEMU.CO dari Kantor Berita Antara.

Sebelumnya diberitakan Olivia dan suaminya Rafly N Tilaar dilaporkan ke polisi terkait penipuan terhadap 225 orang. Keduanya menjanjikan korban masuk PNS.

Baca Juga: Kondisi Tukul Arwana Membaik, Keluarga Tidak Akan Mencari Penyebar Hoaks

Penipuan dilakukan dengan modus memberikan iming-iming menjadi CPNS lewat jalur prestasi, sehingga peserta tidak perlu mengikuti ujian CPNS.

Kepada korban, Olivia mengatakan lowongan CPNS untuk menggantikan PNS yang meninggal dunia karena Covid-19, dan PNS yang terjerat kasus narkoba.

Olivia dan Rafly mengenakan tarif berkisar antara Rp25 juta. Namun setelah para korban mentransfer uang, keduanya menghilang.

Baca Juga: Eva Celia dilamar Demas Narawangsa Pas Ulang Tahun, Sophia Latjuba: She Said Yes!

Salah satu korban, Agustin yang juga mantan guru SMA Olivia, melaporkan kasus itu ke Polda Metro Jaya pada 23 September. Ada 225 korban dengan kerugian Rp 9,7 miliar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ganug Nugroho Adi

Sumber: Antaranews.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X