Wajib Tahu, Pendarahan Otak Bisa Dikenali dari Gejala Ini

photo author
Ganug Nugroho Adi, TitikTemu.co
- Jumat, 24 September 2021 | 06:00 WIB
Ilustrasi pendarahan otak. (Buku Tematik Kelas 6 SD)
Ilustrasi pendarahan otak. (Buku Tematik Kelas 6 SD)

Selain itu, penyalahgunaan metamfetamin juga memiliki pengaruh buruk pada sel-sel yang melindungi kesehatan otak.

Efek penyalahgunaan obat-obatan umumnya adalah sulit bernapas, insomnia, pusing, dan hipertensi yang semuanya merupakan faktor penyebab pendarahan pada otak.

Konversi hemoragik

Stroke artinya kerusakan pada otak akibat aliran darah ke otak terputus. Stroke iskemik ditandai dengan aliran darah yang tidak memadai ke otak.

Kondisi ini bisa memicu stroke hemoragik, biasanya berkembang setelah penyumbatan pembuluh darah.

Sedangkan risiko pendarahan otak, adalah:

Hipertensi maligna, suatu kondisi darurat medis karena tekanan darah meningkat drastis hingga jauh melebihi ambang batas normal.

Menurut studi dalam Journal of Stroke tahun 2017, rusia di atas 75 tahun lebih rentan mengalami pendarahan otak.

Ini terjadi karena perubahan terkait penuaan, antara kerapuhan pembuluh darah dan gangguan pembekuan darah.

Lantas apa saja gejala pendarahan otak itu?

Pendarahan otak bisa dialami anak-anak maupun orang dewasa. Kondisi berikut ini bisa mengakibatkan gejala memburuk dengan cepat, selama berjam-jam atau berhari-hari.

Gejala pendarahan otak yang perlu diwaspadai antara lain:

Rasa sakit di kepala

Nyeri di leher dan punggung

Kaku leher

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ganug Nugroho Adi

Sumber: Alodokter.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X