Restorative Justice untuk Kasus Perusakan Makam di Polokarto Sukoharjo

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Minggu, 26 September 2021 | 08:50 WIB
 Suasana mediasi guna penyelesaian kasus perusakan makam di Polokarto, Sukoharjo. Aparat kepolisian berperan dalam penyelesaikan persoalan tersebut. (pic. humas polda jateng)
Suasana mediasi guna penyelesaian kasus perusakan makam di Polokarto, Sukoharjo. Aparat kepolisian berperan dalam penyelesaikan persoalan tersebut. (pic. humas polda jateng)

TITIKTEMU.CO Sukoharjo - Polres Sukoharjo menyelesaikan kasus pengrusakan batu nisan di pemakaman muslim Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo dengan cara restorative justice.

Diketahui, sejumlah batu nisan di pemakaman muslim Desa Wonosari, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah diduga dirusak.

Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa batu nisan terlepas dari gundukan makam. Batu nisan itu ada yang kondisinya sudah hancur dan terbelah.

Baca Juga: Polres Sukoharjo Tangkap Tentara Gadungan Spesialis Maling Aki Motor

Baca Juga: Keruk Uang 4,5 M Maryuni Kemplink Bos Arisan Bodong Ditahan Polres Salatiga

Menurut penuturan penggali makam, Marikun (59), perusakan batu nisan di pemakaman muslim sudah terjadi sekitar tiga bulan.

Marikun mengatakan, tidak mengetahui siapa yang merusak batu nisan makam tersebut.

Sebab, batu nisan yang tertancap di beberapa makam diketahui sebagian sudah lepas dan rusak.

Baca Juga: Dari Luar Jeruji Penjara, Anggota Polres Kolaka Utara Ini Rutin Mengajar Ngaji Bagi Para Tahanan

Marikun mengungkapkan, selama ini makam-makam di pemakaman muslim hanya diberikan tanda berupa nomor urut.

"Dari dulu hanya dikasih tenger (tanda) seperti ini (nomor urut). Ada warga (ahli waris) kepengin dikasih yang bagus seperti itu (batu nisan). Mungkin ada warga lain yang tidak suka," ungkapnya.

Pengurus Forum Komunikasi Masjid Mushala Mojo (FKMMM) selaku pengelola pemakaman muslim Polokarto Supriyanto mengatakan, peristiwa perusakan makam sudah terjadi sekitar tiga bulan lalu.

Baca Juga: Mengaku Diintimidasi Aparat, Warga Wadas Mengadu ke Komnas Ham

Namun, baru mencuat setelah ada ahli waris yang melakukan takziah mengetahui batu nisan yang ada di makam keluarganya ikut dirusak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Sumber: Polda Jateng

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X