Versi kedua ada dalam film Sang Kiai karya Rako Prijanto pada 2013. Dari dalam mobil Lincoln-nya, Mallaby mengamati bentrok rakyat Surabaya dan pasukannya.
Baca Juga: Proses Panjang untuk Mendapat Gelar Pahlawan Nasional, Ini Syaratnya
Tiba-tiba pintu mobil diketuk seorang santri Pondok Pesantren Tebuireng, Harun. Sang jenderal membuka pintu, Harun langsung menembak Jenderal Mallaby.
Beberapa tentara Inggris melemparkan granat ke arah mobil yang kemudian menewaskan Jenderal Mallaby dan Harun.
Versi lainnya disampaikan oleh Tom Driberg, anggota Parlemen Inggris dari Partai Buruh Inggris (Labour Party).
Baca Juga: Empat Tokoh Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional 2021, Ini Profilnya
Tom menyebut Mallaby tewas karena kesalahan tentara pasukan India pimpinan Mallaby. Mereka memulai baku tembak di tengah masa gencatan senjata.
Des Alwi punya versi lain. Dalam buku Pertempuran Surabaya, November 1945’ dia menulis Mallaby tewas karena peluru nyasar dari pasukannya sendiri.
Des Alwi menulis fakta itu berdasarkan pengakuan Muhammad, seorang tokoh pemuda yang masuk ke Gedung Internatio untuk mendinginkan suasana.
Baca Juga: Tragedi G30S/PKI, Kisah Penculikan dan Pembunuhan 7 Pahlawan Revolusi di Lubang Buaya
Kepada Des Alwi, Muhammad mengatakan dia melihat tentara Inggris mengarahkan mortir ke kerumunan massa yang mengelilingi mobil Mallaby.
Siapa pun pembunuh Jenderal Mallaby, suasana Surabaya semakin memanas. Pengganti Mallaby, Mayor Jenderal EC Mansergh, bertindak.
Dia mengeluarkan ultimatum rakyat Surabaya agar segera menyerahkan senjata tanpa syarat paling lambat 9 November pukul 18.00.
Baca Juga: Isu TNI Disusupi PKI, BEM PTAI : Pernyataan Ngawur dan Tidak Jelas.
Rakyat Surabaya menolak. Mereka memilih melawan hingga akhirya terjadilah pertempuran 10 November yang kemudian diperingati sebagai Hari Pahlawan.
Artikel Terkait
Purnapaskibraka Jadi Duta Pancasila, Presiden Jokowi Minta Pancasila Dibumikan Dengan Cara Kekinian
Jasad Para Jenderal itu Ditemukan di Sumur Tua di Lubang Buaya
Jangan Salah, Ini Beda Hari Lahir Pancasila dan Hari Kesaktian Pancasila
Eksekusi DN Aidit dan Senyum Soeharto
Dear Gaes, Ini 10 Link untuk Twibbon Hari Kesaktian Pancasila
Di Karanganyar, Pangdam IV/Diponegoro dan Kapolda Jateng Ziarah Ke Makam Soeharto