Dari Reza Shah hingga Revolusi 1979: Kejayaan dan Runtuhnya Dinasti Pahlavi di Iran

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Rabu, 4 Maret 2026 | 07:16 WIB
Dari Reza Shah hingga Revolusi 1979: Kejayaan dan Runtuhnya Dinasti Pahlavi di Iran. ( the times.co.uk)
Dari Reza Shah hingga Revolusi 1979: Kejayaan dan Runtuhnya Dinasti Pahlavi di Iran. ( the times.co.uk)

Pada tahun 1921, ia memimpin kudeta militer yang hampir tanpa pertumpahan darah di Teheran, menggulingkan pemerintahan lama yang dianggap lemah dan korup.

Dari sana, Reza mulai menguasai kekuatan militer dan politik negara. Empat tahun kemudian, pada 1925, parlemen Iran mencopot Dinasti Qajar yang telah berkuasa sejak abad ke-18.

Reza kemudian dinobatkan sebagai raja dengan gelar Reza Shah, menandai lahirnya Dinasti Pahlavi.

Baca Juga: Profil Ayatollah Alireza Arafi: Anggota Dewan Kepemimpinan Sementara Iran Usai Wafatnya Ali Khamenei

Modernisasi Iran di Bawah Reza Shah

Sebagai raja baru, Reza Shah Pahlavi berambisi besar untuk memodernisasi Iran. Ia terinspirasi reformasi sekuler di Turki yang dilakukan Mustafa Kemal Atatürk.

Salah satu proyek paling ambisiusnya adalah pembangunan jalur Kereta Api Trans-Iran yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Kaspia.

Proyek besar ini selesai pada tahun 1938 dan menjadi simbol modernisasi negara. Ia juga memperkuat militer, membangun infrastruktur, serta memperkenalkan sistem administrasi negara yang lebih modern.

Ia bahkan meminta dunia internasional untuk menyebut negaranya sebagai Iran, bukan lagi Persia.

Namun, modernisasi kerap dilakukan dengan tangan besi. Banyak kebijakan yang memicu kemarahan kelompok religius dan masyarakat tradisional.

Salah satu kebijakan paling kontroversial adalah pelarangan penggunaan hijab pada tahun 1936. Polisi bahkan memaksa perempuan melepas penutup kepala di tempat umum.

Bisa ditebak, kebijakan ini menimbulkan trauma sosial di masyarakat konservatif Iran.

Baca Juga: Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Terbunuh dalam Serangan AS-Israel, Negara Umumkan 40 Hari Berkabung Nasional 

Kejatuhan Reza Shah pada Perang Dunia II

Kekuasaan Reza Shah Pahlavi akhirnya runtuh pada masa Perang Dunia II. Meskipun Iran menyatakan netral, kedekatan pemerintahannya dengan Jerman Nazi membuat Inggris dan Uni Soviet khawatir.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Arti Mimpi Ular Kuning dan Putih Apa?

Selasa, 26 Agustus 2025 | 11:35 WIB
X