Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Terbunuh dalam Serangan AS-Israel, Negara Umumkan 40 Hari Berkabung Nasional

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Minggu, 1 Maret 2026 | 15:12 WIB
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Terbunuh dalam Serangan AS-Israel, Negara Umumkan 40 Hari Berkabung Nasional. (AFP/Getty Images)
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Terbunuh dalam Serangan AS-Israel, Negara Umumkan 40 Hari Berkabung Nasional. (AFP/Getty Images)

TITIKTEMU.CO - Iran tengah diliputi suasana duka setelah pemerintah resmi mengumumkan wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, Sabtu pagi 28Februari 2026 waktu setempat.

Sosok yang telah memimpin Republik Islam Iran selama hampir empat dekade itu dilaporkan meninggal dunia setelah serangan militer yang disebut melibatkan Amerika Serikat dan Israel.

Pemerintah Iran langsung menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari serta tujuh hari libur resmi untuk menghormati kepergian tokoh yang menjadi figur sentral dalam politik Iran sejak 1989 tersebut.

Baca Juga: Kunjungan Presiden Prabowo ke UEA 2026: Tiba di Abu Dhabi, Siap Bertemu MBZ Perkuat Kemitraan Strategis 

Kabar wafatnya Khamenei juga dikonfirmasi Presiden Amerika Serikat saat ini, Donald Trump, melalui pernyataannya di media sosial.

Kematian Khamenei menandai berakhirnya era panjang kepemimpinannya yang penuh pengaruh di Timur Tengah. Selama hampir 37 tahun, ia menjadi tokoh kunci dalam arah politik, militer, dan ideologi Republik Islam Iran.

Menurut media ran, negara memasuki masa transisi kepemimpinan. Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, akan memimpin pemerintahan bersama sejumlah pejabat tinggi negara selama periode tersebut.

Baca Juga: Seskab Teddy: RI Sudah Sedia Payung sebelum MA AS Batalkan Tarif Trump 

Dua tokoh lain yang ikut mengawasi masa transisi adalah Kepala Kehakiman Iran, Gholamhossein Mohseni Ejei, serta seorang pejabat hukum dari dewan negara.

Tugas utama kepemimpinan sementara adalah menjaga stabilitas negara sekaligus mempersiapkan proses pemilihan pemimpin tertinggi berikutnya.

Posisi tersebut merupakan jabatan paling berkuasa dalam struktur pemerintahan Iran karena memiliki kendali atas militer, kebijakan luar negeri, dan berbagai lembaga negara.

Baca Juga: Daftar Negara Tolak Gabung Board of Peace Bentukan Donald Trump, Ini Alasan Lengkapnya 

Sosok Sentral Republik Islam Sejak 1989

Ali Khamenei menjadi Pemimpin Tertinggi Iran sejak 1989, menggantikan pendiri Republik Islam Iran, Ruhollah Khomeini.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X