TITIKTEMU.CO - Iran tengah diliputi suasana duka setelah pemerintah resmi mengumumkan wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, Sabtu pagi 28Februari 2026 waktu setempat.
Sosok yang telah memimpin Republik Islam Iran selama hampir empat dekade itu dilaporkan meninggal dunia setelah serangan militer yang disebut melibatkan Amerika Serikat dan Israel.
Pemerintah Iran langsung menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari serta tujuh hari libur resmi untuk menghormati kepergian tokoh yang menjadi figur sentral dalam politik Iran sejak 1989 tersebut.
Kabar wafatnya Khamenei juga dikonfirmasi Presiden Amerika Serikat saat ini, Donald Trump, melalui pernyataannya di media sosial.
Kematian Khamenei menandai berakhirnya era panjang kepemimpinannya yang penuh pengaruh di Timur Tengah. Selama hampir 37 tahun, ia menjadi tokoh kunci dalam arah politik, militer, dan ideologi Republik Islam Iran.
Menurut media ran, negara memasuki masa transisi kepemimpinan. Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, akan memimpin pemerintahan bersama sejumlah pejabat tinggi negara selama periode tersebut.
Baca Juga: Seskab Teddy: RI Sudah Sedia Payung sebelum MA AS Batalkan Tarif Trump
Dua tokoh lain yang ikut mengawasi masa transisi adalah Kepala Kehakiman Iran, Gholamhossein Mohseni Ejei, serta seorang pejabat hukum dari dewan negara.
Tugas utama kepemimpinan sementara adalah menjaga stabilitas negara sekaligus mempersiapkan proses pemilihan pemimpin tertinggi berikutnya.
Posisi tersebut merupakan jabatan paling berkuasa dalam struktur pemerintahan Iran karena memiliki kendali atas militer, kebijakan luar negeri, dan berbagai lembaga negara.
Baca Juga: Daftar Negara Tolak Gabung Board of Peace Bentukan Donald Trump, Ini Alasan Lengkapnya
Sosok Sentral Republik Islam Sejak 1989
Ali Khamenei menjadi Pemimpin Tertinggi Iran sejak 1989, menggantikan pendiri Republik Islam Iran, Ruhollah Khomeini.
Artikel Terkait
Ayatollah Khamenei Klaim Kemenangan, Sebut Israel Nyaris Runtuh
PM Israel Netanyahu Resmi Calonkan Donald Trump untuk Nobel Perdamaian 2025
Presiden Prabowo Hubungi Emir Qatar, Kecam Serangan Israel ke Doha
Indonesia Tolak Visa Atlet Israel di Kejuaraan Dunia Senam 2025, Pemerintah Tegaskan Sikap Politik Luar Negeri Pro-Kemanusiaan
Donald Trump Umumkan Akhir Perang Gaza, Israel Klaim Kemenangan atas Hamas
Diplomasi ke Lausanne: Langkah Tenang KOI di Tengah Badai Visa Atlet Israel
Gus Yahya Melawan Arus: Drama Kursi PBNU dan Isu Israel yang Kembali Menggema