Desa Sabarwangi Pekalongan Gandeng Undip menuju Kampung Iklim

photo author
Teguh Argari Bisono, TitikTemu.co
- Senin, 7 November 2022 | 18:28 WIB
Foto bersama  para ibu PKK bersama Kades Sabarwangi dan narasumber dosen FPP Undip, seusai pelatihan (pic/fpp undip)
Foto bersama para ibu PKK bersama Kades Sabarwangi dan narasumber dosen FPP Undip, seusai pelatihan (pic/fpp undip)

TITIKTEMU.CO - Perubahan iklim menyebabkan masyarakat harus melakukan kegiatan
adaptasi dan mitigasi guna lebih bisa menyeseuaikan diri dengan lingkungan.

Khususnya masalah sampah, warga Desa Sabarwangi Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan, merasa perlu menanganinya secara terpadu.

Untuk itu, Tim Penggerak PKK Desa Sabarwangi melakukan kegiatan pelatihan pengolahan
sampah organik dan anorganik di Balai Desa, Senin, 7 Oktober 2022.

Baca Juga: Trik jitu Kiky Saputi bungkam kecaman fans Lesty Kejora: minta nomor rekening dan transfer duit

Ketua Tim Penggerak PKK Desa Sabarwangi Tri Naini, dalam sambutannya menyampaikan,
pelatihan ini dimaksudkan agar nantinya para ibu mampu memilah sampah. Mulai dari skala
rumah tangga hingga ke TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu) yang ada di desa.

Sedang Kepala Desa Asep Meka Suwandi, dalam acara pembukaan menyatakan, diharapkan
ibu-ibu PKK dapat mengikuti pelatihan dengan baik dan seksama. "Sehingga penanganan
sampah di Desa Sabarwangi dapat memberikan manfaat ekonomi bagi seluruh warga,"
ungkapnya.

Pelatihan ini dilaksanakan dengan menggandeng Fakultas Peternakan dan Pertanian Undip untuk memberikan sharing teknologi tepat guna bagi masyarakat. Dosen FPP Undip Dr Ir Cahya Setya Utama, SPt, MSi, IPM, dalam penyampaian materi pelatihan menyatakan, mengolah limbah itu akan menghasilkan berkah.

Baca Juga: Rekayasa terbongkar dari kesaksian nakes: Sambo tidak sedang tes PCR saat terjadi penembakan Brigadir J

“Jadi sampah-sampah organik yang tadinya berbau, setelah diolah semuanya akan berubah
baunya, yaitu bau uang,” jelas Cahya. Terlihat para ubu penggerak PKK sangat antusias
dalam mengikuti pelatihan hingga ke praktik pembuatan pupuk organik padat.

Tanya jawab tentang teknik pembuatan pupuk organik dan aplikasinya membuat suasana
pelatihan lebih menarik dan tidak membosankan.

Sedang dosen FPP Undip Dr Ir Marry Christiyanto, MP, IPM, dalam paparannya menjelaskan,
pentingnya pengolahan sampah organik dan anorganik dalam suatu wadah yang terorganisir. Dan tersistematis sehingga lingkungan pemukiman menjadi lebih nyaman.

Baca Juga: 6 Tempat Wisata Baru di Cianjur. Nomor 5, Pengunjung Bisa Mendayung Perahu Serasa di Venesia Italia

Program penataan lingkungan ini selaras dengan program pemerintah yaitu Program Kampung Iklim. Sehingga masyarakat bersama sama bergerak untuk melakukan adaptasi dan mitigasi terhadap perubahan iklim, dengan berkegiatan beraneka ragam. Salah satunya
adalah penanganan sampah.

Sedang Sekdes Sabarwangi Riska Dewi Widyaningrum, SPd, MPd mengungkapkan,
pelatihan tersebut, memberikan gairah baru bagi masyarakat untuk lebih menata dan
membangun desanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Teguh Argari Bisono

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X