TITIKTEMU.CO, YOGYA - Seni rupa adalah salah satu dari 17 subsektor industri kreatif, hendaknya menjadi pintu bagi bangkitnya kembali perekonomian Indonesia. Lewat seni rupa, kita bisa membangun optimisme kebangkitan ekonomi saat pandemi.
”Saya melihat, optimisme tersebut tersirat dan tersurat dari semangat Kelompok Termos85 dalam menggelar pameran ini,” ujar Direktur Utama Badan Otorita Borobudur (BOB) Ir Indah Juanita MM menyambut rencana Pameran GoART kelompok Termos85.
Dalam konteks itulah, Badan Otorita Borobudur (BOB) mendukung kegiatan Pameran GoART yang digelar 10-23 Oktober 2021 di Leman Art House oleh Termos 85i. Leman Art House adalah galeri baru yang menjadi ruang ekspresi para seniman yang dibuka resmi oleh Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa pada 12 September 2021.
Baca Juga: Eksekusi DN Aidit dan Senyum Soeharto
Indah berharap pameran GoART ini bisa menginspirasi pihak lain untuk tetap semangat dan optimistis akan masa depan dan kebangkitan industri kreatif.
Menurut Indah, semangat dan optimisme dari komunitas seperti ini harus didukung oleh komponen Pentahelix lainnya seperti pemerintah, akademisi, kalangan dunia usaha dan media.
”Jika pancaran optimisme dan semangat ini terus dipelihara, terus dibangkitkan, mudah-mudahan, kita semua akan benar-benar kembali berada pada kondisi kemajuan dan kejayaan. Ekonomi tumbuh, Indonesia maju,” tegasnya.
Pameran yang diharapkan menjadi pendorong bagi bergeraknya industri pariwisata dan ekonomi kreatif (Parekraf) di Yogyakarta dan khususnya Gerbang Timur-nya ini pun dinilai tepat.
Baca Juga: Seperti Kembali ke Zaman Batu, Ini 7 Desa Megalitikum yang Layak Dikunjungi"Menurut Indah, pameran GoArt yang digelar Kelompok Termos85 ini, merupakan momentum yang pas bagi kita semua untuk merefleksikan situasi akhir era Pandemi. Hal itu terlihat dari sejumlah karya dari perupa Kelompok Termos85 dengan beragam ekspresi dan eksplorasi kreatifnya.
Ketua Termos85 Drs Tri Wiyono menjelaskan Termos85 ingin berperan dalam membangkitkan gairah pariwisata dan industri kreatif di Jogja. Khususnya wilayah Jogja Timur.
Baca Juga: BAHAYA LATEN
”Kebetulan, ada sejumlah orang yang menaruh perhatian pada kebangkitan wilayah kawasan Jogja Timur ini. Salah satu anggota kami pun menawarkan ide dan ruang untuk berekspresi. Gayung bersambut. Kolaborasi pun terjadi. Termos85 sepakat bersinergi, menggelar pameran ini. Tema GoART pun kami pilih dalam pameran kali ini,” paparnya.
Tri Wiyono menjelaskan, setelah rutin pameran ”reuni” sekali setahun sejak 2017, tahun 2020 Termos85 berencana berpameran di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) di Solo. Agenda yang sudah matang tersebut tertunda karena pandemi. Dijadwal ulang hingga tahun 2021 ini. ”Pameran di Leman Art House ini mengisi waktu jeda dan sebagai wahana penyaluran semangat berkarya kami,” tambah Tri Wiyono.
Ada 25 perupa yang ikut dalam pameran kali ini. GoART diambil sebagai tema pameran merujuk perkembangan teknologi industri 5.0. Yakni semakin berkembangnya layanan melalui aplikasi. Misal untuk makanan ada GoFOOD, untuk pijat ada GoMassage. Untuk bebersih ada GoClean dan sebagainya. Layanan itu memudahkan, memenuhi kebutuhan, dan bisa memuaskan....
Artikel Terkait
Ortu tak Perlu Stres Soal Asesmen Nasional, Ini Lho Kata Mas Menteri
Suka Browsing ? Pahami Arti 5 Kode error saat Buka Situs Internet
Antioksidan Kopi Tingkatkan Kekebalan Tubuh Cegah Paparan Covid-19
Kontes Robot Indonesia Wilayah I 2021 Berakhir. Politeknik Negeri Batam Raih Tiga Gelar Juara
Jimin, Penyandang Disabilitas yang Mampu Menghasilkan Karya Inspiratif bagi Para Tunadaksa