Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Covid-19 PON XX Papua, Kapal Sirimau Jadi Tempat Isoter
GoART juga layanan seperti itukah? ”Bolehlah dimaknai seperti itu. Pameran GoART diharapkan bisa memenuhi kebutuhan rohani pada unsur ART. Unsur seni. Soal keindahan. Kehalusan. Soal estetis dan artistik. Juga memenuhi kebutuhan bagi mereka yang mau mengisi hiasan interiornya. Juga membantu dan memudahkan para kolektor yang ingin mengoleksi karya seni rupa. GoArt memudahkan, memenuhi kebutuhan, dan bisa memuaskan,” sambung Sekretaris Termos85 Erwan Widyarto.
Erwan mengatakan ada spirit yang mereka bangun di sini. Optimisme. Semangat tak pernah padam. Sebagaimana air di dalam termos yang tidak cepat dingin. Seperti semboyan kelompok Termos85 yang berbunyi "Awet Angete" (awet hangatnya).
”GoArt adalah doa dan ikhtiar kami. Semoga doa kami dikabulkan dan ikhtiar kami diberkahi. Itu semua butuh dukungan Anda para pecinta dan penikmat seni rupa. Dukungan tersebut bukan semata untuk kami. Bukan khususon untuk kelompok kami,"katanya.
"Dukungan tersebut adalah support bagi kebangkitan ekonomi kreatif yang sangat terdampak oleh pandemi. Jadi kehadiran Anda, bukan semata-mata untuk kami. Kehadiran dan dukungan Anda semoga menjadi kebaikan bagi kebangkitan industri kreatif maupun dunia pariwisata Yogyakarta. Syukur-syukur juga untuk kebangkitan dan kemajuan ekonomi Indonesia,” tandas Erwan
Baca Juga: Sembuh dari Covid-19, Ini 5 Gejala Post Covid Syndrome yang Paling Sering Dirasakan
Selain Tri Wiyono dan Erwan, para perupa yang berpameran kali ini ada finalis UOB Painting Exhibition 2020 Wasis Subroto (Yogya), Alex Pracaya (penggagas peta wisata Yogya), Petrus Agus Herjaka (Yogya), Sarjiyanto Sekar (Tangerang), Cosmas Yunianto (Jakarta), Dewantoro Purbo Gesang (Yogya), Fahru Rozi (Bantul), Basuki M (Surabaya), dan Faisal Budiharso (Magelang). Ada pula perempuan perupa Chistina Anggriyani, Pratiwi Endang Lestari dan Ninik. Ikut pula Prihadi Mulyono, Yoset Wibowo, Hadjar Pamadi (kepala Museum Pendidikan UNY), Djoko Maruto, dan lainnya. Dua yang disebut terakhir adalah dosen UNY. Termos85 merupakan kelompok alumni Seni Rupa IKIP (sekarang UNY).***
Artikel Terkait
Ortu tak Perlu Stres Soal Asesmen Nasional, Ini Lho Kata Mas Menteri
Suka Browsing ? Pahami Arti 5 Kode error saat Buka Situs Internet
Antioksidan Kopi Tingkatkan Kekebalan Tubuh Cegah Paparan Covid-19
Kontes Robot Indonesia Wilayah I 2021 Berakhir. Politeknik Negeri Batam Raih Tiga Gelar Juara
Jimin, Penyandang Disabilitas yang Mampu Menghasilkan Karya Inspiratif bagi Para Tunadaksa