Nadia Shafiana Rahma, Siswa MAN 1 Surakarta Menerima Apresiasi Prestasi Seni dan Budaya Anak. Ini Prestasinya

photo author
Andi Baskoro Wirawan, TitikTemu.co
- Sabtu, 18 September 2021 | 08:00 WIB
Nadia Shafiana Rahma menerima Penghargaan Apresiasi Prestasi Seni dan Budaya Anak 2021 (pic. twitter Kemenag RI)
Nadia Shafiana Rahma menerima Penghargaan Apresiasi Prestasi Seni dan Budaya Anak 2021 (pic. twitter Kemenag RI)

TITIKTEMU.CO, Yogyakarta - Nadia Shafiana Rahma, Gadis remaja kelahiran Jakarta, 9 Januari 2004, siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Surakarta menerima Apresiasi Prestasi Seni dan Budaya Anak Tahun 2021.

Penghargaan diberikan langsung Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X di Gedung Pracimasana Kepatihan, Komplek Kantor Gubernur DI Yogyakarta, Rabu, 16 September 2021.

Apresiasi Prestasi Seni dan Budaya Anak adalah penghargaan, dukungan, kontribusi, dan apresiasi pemerintah kepada para pelaku seni dan budaya anak. Penerima penghargaan ini harus terverifikasi benar-benar memiliki ketekunan bidang seni-budaya secara terus-menerus, sejak dini hingga sekarang, dan berusia 7-18 tahun.

Baca Juga: Kasus Pencemaran Limbah Bengawan Solo, Polisi Akhirnya Tetapkan 2 Tersangka

Penghargaan Untuk Mereka Berjasa Memelihara dan Mengembangkan Kebudayaan

Skala apresiasi ini cukup luas, bukan hanya untuk anak Daerah Istimewa Yogyakarta, tetapi bisa seluruh anak Indonesia. Bahkan, warga negara asing yang dinilai berjasa dan atau berprestasi luar biasa juga dalam pemeliharaan dan pengembangan kebudayaan. 

Tahapan proses Nadia untuk mendapatkan penghargaan ini cukup panjang. Di mulai awal 2021, proses penyaringan calon usulan dari Pemda DIY, Pemda Kabupaten/Kota se-DIY, perguruan tinggi terakreditasi A, organisasi kemasyarakatan, komunitas-lembaga budaya non pemerintah, akademisi dan individu yang kompeten.

Baca Juga: Laga Adu Gengsi Antara PSM Makassar vs Persebaya di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung

Tim juri kemudian melakukan seleksi berkas, wawancara, sampai penetapan penerima penghargaan.

“Setelah berkas dinilai oleh dewan juri, saya mengikuti serangkaian proses seleksi termasuk wawancara. Ada juga visiting ke rumah oleh tim penyelenggara. Alhamdulillah, bisa sampai pada penyerahan penghargaan hari ini,” ungkap Nadia.

Nadia Sudah Menulis 37 Buku Novel, Cerpen, Komik dan Esai 

Cerpenis dan novelis asal MAPK dan Pondok Pesantren Hadil Iman MAN I Surakarta ini telah menulis 37 buku novel, kumpulan cerpen, komik, dan esai yang diterbitkan oleh beberapa kementerian dan penerbit besar seperti KKPK Dar Mizan Bandung dan Indiva Solo.

Selain itu banyak karya yang juga dimuat media cetak nasional dan lokal, seperti Kompas, Bobo, Media Indonesia, Harian Jogja, dan Kedaulatan Rakyat. Bahkan buku dan karya nya banyak yang sudah diterjemahkan ke berbagai negara seperti Malaysia, Inggris, Itali, Cina, Mesir, Turki dan Jerman.

Baca Juga: Waduh! Biaya Perawatan Covid-19 Tak Dicover Pemerintah Lagi? Ini Penjelasannya

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: Twitter Kemenag RI

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X