Itu adalah bagian penting dari pola asuh yang sehat.
Baca Juga: Tanpa Bentak, Tanpa Drama: Calm Authority Parenting Jadi Cara Baru Atasi Anak Tantrum
Jika bingung harus menulis apa, mulai saja dari tiga hal sederhana.
Tulis apa yang membuat hari ini melelahkan.
Tulis hal kecil yang membuat diri sendiri bersyukur.
Lalu tulis satu harapan sederhana untuk besok.
Cara ini membantu otak berhenti berputar terlalu keras sebelum tidur.
Baca Juga: Digital Parenting 2026: Cara Cerdas Mendidik Anak Aman di Era Gadget & AI Tanpa Overprotective
Beberapa ibu juga menggunakan journaling untuk mencatat momen lucu anaknya.
Ada yang menulis perkembangan kecil seperti kata pertama atau tingkah lucu saat makan.
Beberapa tahun kemudian, catatan itu sering menjadi kenangan yang terasa hangat.
Menariknya, journaling tidak membutuhkan waktu lama.
Sepuluh menit sudah cukup untuk memberi jeda di tengah hidup yang sibuk.
Baca Juga: 7 Kesalahan Parenting yang Sering Terjadi Tanpa Disadari dan Cara Memperbaikinya
Justru karena singkat, kebiasaan ini terasa lebih mudah dijalani secara konsisten.
Artikel Terkait
Gratis Kuliah Bisnis Senilai Rp 45 Juta? PT Pegadaian Buka Beasiswa Wirausaha Batch 3 untuk Anak Muda Indonesia
Terjebak Tren Gentle Parenting dan Isme Lainnya? Ini Alasan Label Gaya Asuh Justru Merusak Ibu dan Anak
Bukan Sekadar Main Kotor, Ini Keajaiban yang Terjadi di Otak Anak Saat Bermain Tanah
Anak Mengeluh Bosan? Jangan Kasih HP! Ini Alasan Ilmiah Mengapa Bosan Itu Malah Bagus
Tren Wearable Anak 2026: Alat Bantu Pantau Kesehatan Buah Hati atau Sekadar Gengsi Parenting?
Ekonomi Kreatif Rp1.000 Triliun: Peluang Besar yang Masih Dilewatkan Anak Muda Indonesia
Keluar dari Labirin Piksel: Memahat Ruang Aman Ibu dan Anak di Dunia yang Telanjur Digital