Hadiah yang Tak Ternilai
Setelah wisuda, Syifa tidak ingin berhenti. Ia berencana bekerja sambil mempersiapkan diri untuk melanjutkan studi S2 melalui jalur beasiswa penuh.
Dan untuk mahasiswa yang masih dalam perjalanan, ia meninggalkan satu pesan yang terasa hangat sekaligus jujur:
"Temukan hal yang membuat kalian enjoy dan bahagia menjalaninya. Karena dari situ, semangat tumbuh dengan sendirinya."
Di hari ulang tahun ibunya, Syifa tidak membeli kue, tidak memesan bunga. Ia memberikan sesuatu yang jauh lebih bermakna: toga, gelar, dan air mata haru yang tak perlu kata-kata. ***
Artikel Terkait
Dari Tugas Akhir ke Panggung Dunia: Kisah Inspiratif Ibnu Hafiz, Alumnus ITB yang Juara 1 Lomba Paper Energi Asia Pasifik 2025
Bukan Sekadar Anak Ariel NOAH: Kisah Inspiratif Alleia Anata, Si Ekstrovert Cerdas dengan Segudang Prestasi
Dari Jogja ke Swedia: Kisah Inspiratif Andhika, Alumni UGM yang Mengejar Mimpi hingga Menjadi Peneliti di Chalmers University
Saat Kampus Menjadi Rumah Inklusivitas: Wisuda UML 2025 dan Kisah Inspiratif Biarawati
Kisah Inspiratif Rif’an: Dari Nasi Rp4.000 hingga Menembus S3 di Belanda