Ia hanya punya satu tekad sederhana: selesaikan kuliah dengan baik, lulus tepat waktu. Justru dari kesederhanaan niat itulah, hasil luar biasa datang menghampiri.
Skripsi Tentang Sampah yang Bukan Sekadar Soal Sampah
Sebagai mahasiswi Sosiologi, Syifa memilih topik penelitian yang relevan dan membumi: gerakan sosial lingkungan komunitas World Cleanup Day (WCD) Jawa Tengah.
Baca Juga: Kisah Inspiratif Alief Fauzan, Mahasiswa ITB Merajut Koneksi Tanpa Batas
Ia mengkaji bagaimana sebuah gerakan berbasis relawan mampu menggerakkan masyarakat untuk peduli pada krisis sampah yang makin mengkhawatirkan.
Baginya, yang paling menarik bukan hanya masalah sampahnya — tetapi siapa yang mau bergerak dan melakukan aksi nyata.
Dari penelitiannya, ia menemukan bahwa gerakan seperti WCD tidak berhenti di aksi bersih-bersih. Lebih dari itu, gerakan ini melahirkan inisiatif sosial konkret seperti bank sampah, eco-enzyme, kompos, hingga pupuk cair.
Baca Juga: TNI Turun Buru Begal di Jakarta — Langkah Tepat atau Kebablasan?
Syifa juga memadukan teori sosial dengan perspektif Islam — konsep khalifah fi al-arḍ, manusia sebagai penjaga bumi — sebagai wujud semangat Kesatuan Ilmu khas UIN Walisongo.
Aktif Organisasi, IPK Tetap Aman
Syifa bukan tipe mahasiswa yang hanya duduk di kelas. Ia aktif di HMJ Sosiologi dua periode, DEMA UIN Walisongo, komunitas kewirausahaan muda, magang sosial, hingga bergabung langsung dengan World Cleanup Day Jawa Tengah sejak 2023.
Banyak yang khawatir organisasi akan mengorbankan nilai akademik. Syifa punya jawaban yang tegas.
Baca Juga: Pulang dengan Selamat! 9 WNI Aktivis Gaza Flotilla Akhirnya Injak Tanah Air Setelah Ditahan Israel
"Bukan organisasi yang menurunkan IPK, tapi bagaimana kita menyikapi tanggung jawab yang kita ambil."
Prinsip itu ia buktikan sendiri — dengan toga wisudawan terbaik yang kini tersampir di bahunya.
Artikel Terkait
Dari Tugas Akhir ke Panggung Dunia: Kisah Inspiratif Ibnu Hafiz, Alumnus ITB yang Juara 1 Lomba Paper Energi Asia Pasifik 2025
Bukan Sekadar Anak Ariel NOAH: Kisah Inspiratif Alleia Anata, Si Ekstrovert Cerdas dengan Segudang Prestasi
Dari Jogja ke Swedia: Kisah Inspiratif Andhika, Alumni UGM yang Mengejar Mimpi hingga Menjadi Peneliti di Chalmers University
Saat Kampus Menjadi Rumah Inklusivitas: Wisuda UML 2025 dan Kisah Inspiratif Biarawati
Kisah Inspiratif Rif’an: Dari Nasi Rp4.000 hingga Menembus S3 di Belanda