Dari Jogja ke Swedia: Kisah Inspiratif Andhika, Alumni UGM yang Mengejar Mimpi hingga Menjadi Peneliti di Chalmers University

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Senin, 10 November 2025 | 10:40 WIB
Andhika Satria Pratama, alumni Teknik Fisika UGM, yang kini menapaki perjalanan akademik luar biasa sebagai doktoral kandidat di bidang termodinamika dan dinamika fluida di Chalmers University of Technology, Swedia. (ugm.ac.id)
Andhika Satria Pratama, alumni Teknik Fisika UGM, yang kini menapaki perjalanan akademik luar biasa sebagai doktoral kandidat di bidang termodinamika dan dinamika fluida di Chalmers University of Technology, Swedia. (ugm.ac.id)

TITIKTEMU.CO - Menempuh pendidikan hingga jenjang doktoral di luar negeri bukan sekadar soal kecerdasan akademik, tapi juga soal keteguhan hati dan keberanian untuk melangkah jauh dari zona nyaman.

Itulah yang dijalani Andhika Satria Pratama, alumni Teknik Fisika UGM, yang kini menapaki perjalanan akademik luar biasa sebagai doktoral kandidat di bidang termodinamika dan dinamika fluida di Chalmers University of Technology, Swedia.

Baca Juga: Lulus Doktor di UGM Hanya 2 Tahun 10 Bulan: Kisah Inspiratif Roro dan Filosofi Belajarnya

Awal Perjalanan: Rasa Ingin Tahu yang Tak Pernah Padam

Sejak duduk di bangku kuliah, Andhika sudah terpikat oleh dunia mekanika fluida — bidang yang terkenal rumit namun menantang. Ia mengaku, kompleksitas matematikanya justru menjadi daya tarik tersendiri.

> “Dari dulu saya suka dengan fluid dynamics. Rumit, tapi di situ letak serunya,” ujarnya dalam sesi Alumni Sharing Session di UGM.

Rasa ingin tahunya membawa Andhika menempuh jalur cepat fast track, menyelesaikan S1 Teknik Fisika dan melanjutkan S2 Teknik Mesin di UGM hanya dalam waktu singkat.

Lulus dengan IPK nyaris sempurna 3.98, ia kemudian terbang ke Swedia untuk melanjutkan S2 di Engineering Mathematics and Computational Science, dan akhirnya mendapat beasiswa penuh untuk program doktoralnya.

Baca Juga: Dari Tugas Akhir ke Panggung Dunia: Kisah Inspiratif Ibnu Hafiz, Alumnus ITB yang Juara 1 Lomba Paper Energi Asia Pasifik 2025

Tantangan Awal dan Proses Adaptasi di Swedia

Awal kepindahan ke Swedia tidak selalu mulus. Ia sempat kaget dengan ritme belajar yang sangat cepat dan intens.

Namun, sistem pembelajaran di Chalmers yang mendukung serta akses ke learning resources membuatnya cepat beradaptasi.

> “Hanya butuh beberapa bulan buat menyesuaikan. Chalmers punya banyak panduan belajar dan kesempatan ikut program di universitas lain,” ungkapnya.

Sebagai anggota Nordic Five Tech (N5T), Chalmers memberi kesempatan Andhika mengikuti Summer Course di DTU Technical University of Denmark tanpa biaya tambahan kuliah — pengalaman yang membuka wawasan internasionalnya lebih luas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: ugm.ac.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X