Dalam kesempatan berbeda, Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian Irfan menuturkan pihaknya akan memanggil Abdul Mukti selaku Mendikdasmen RI terkait wacana UN yang akan digelar tahun 2026 mendatang.
"Kami akan mengundang Mendikdasmen dan mendengar penjelasan beliau terkait rencana UN," terang Hadrian kepada wartawan di Jakarta, pada Kamis, 2 Desember 2024.
"Tentu, kami juga akan menyampaikan usulan dan aspirasi dari masyarakat," tegasnya.
Senada dengan Ketua Komisi X DPR, Hadrian mendukung penuh rencana sang Mendikdasmen RI namun tidak boleh menjadi momok yang menakutkan bagi siswa.
Terkhusus, Hadrian menyoroti keterlibatan polisi dalam pergelaran UN yang justru membuat siswa merasa tegang dalam menghadapi UN.
"Jangan ada lagi polisi di UN, kehadiran aparat sangat intimidatif dan menjadi momok bagi para siswa," tutur Hadrian.
"Ini bukan untuk menyalahkan aparat polisi, tapi ini karena sistem yang salah," tandasnya.***
Artikel Terkait
Apa Itu Kurikulum Deep Learning? Intip 3 Fakta Terkait Model Belajar Baru yang Digagas Mendikdasmen RI Untuk Siswa di Indonesia
Syarat Sertifikasi Guru Dirombak: Mendikdasmen Abdul Mu’ti Wajibkan Guru Kuasai Dua Materi Ini
Surfing Masuk Sekolah: Inovasi Pendidikan di Sumbawa Barat
Ingin Ikut Membangun IKN? Lowongan Kerja BUMN PT Bina Karya Desember 2024: Kesempatan Emas 27 Posisi untuk Semua Tingkat Pendidikan
Menggunakan Teknologi sebagai Alat Pendidikan yang Positif untuk Anak
PPG 2024: Upaya Meningkatkan Kompetensi Guru PAI dan Kualitas Pendidikan Agama di Indonesia
Tunjangan Sertifikasi Guru Naik pada 2025, Mendikdasmen Abdul Mu'ti Tetapkan Besarannya
Pakar UGM Menilai Pengenaan PPN 12% di Sektor Pendidikan Tidak Tepat