DAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE PUN DIANGKAT MENJADI MENTERI

photo author
Redaksi TITIKTEMU, TitikTemu.co
- Kamis, 18 September 2025 | 07:57 WIB
Dan Articial Intelligence Pun Diangkat Menjadi Menteri (Denny JA)
Dan Articial Intelligence Pun Diangkat Menjadi Menteri (Denny JA)

Indeks Persepsi Korupsi (CPI) Transparency International mencatat Albania kerap tertinggal dari tetangganya.

Tak heran, banyak anak muda Albania yang merantau ke Eropa Barat berkata pahit: “Di kampungku, mimpi bisa dibeli dengan amplop.”

Di tengah keletihan itu, Edi Rama memilih jalan mengejutkan: menyerahkan sebagian mandat negara kepada algoritma.

Baca Juga: Apple Rilis iOS 26, Ini Daftar iPhone yang Dapat Pembaruan dan Cara Update

Merenungkan Albania, saya teringat pada dua buku.

Max Tegmark, dalam Life 3.0, menulis bahwa AI bisa menjadi entitas baru di bumi: makhluk cerdas non-biologis yang mampu mengolah informasi melampaui manusia.

Pertanyaannya: bisakah AI mengambil keputusan yang lebih bijak?

Cathy O’Neil, dalam Weapons of Math Destruction, memperingatkan bahwa algoritma, jika tak diawasi, justru dapat memperkuat bias dan ketidakadilan.

Refleksi ini diperkaya oleh kasus Estonia yang sejak awal 2000-an membangun e-governance.

Namun, bahkan di negara maju, algoritma tak pernah dilepaskan tanpa kendali manusia.

Baca Juga: Presiden Prabowo Lantik Djamari Chaniago Jadi Menko Polkam, Berikut Profil dan Rekam Jejaknya

AI menjanjikan keadilan. Ia tak memiliki saudara, tak terikat jaringan lama, tak mengenal amplop cokelat.

Namun kebijaksanaan tidak hanya lahir dari logika. Ia juga tumbuh dari empati. Algoritma bisa menghitung, tetapi bisakah ia merasakan derita seorang ibu yang kehilangan anaknya karena kebijakan tak adil?

Bisakah ia menimbang nilai air mata di tengah banjir bandang?

AI mungkin bisa mengambil keputusan yang lebih efisien. Tetapi apakah ia bisa mengambil keputusan yang lebih bijak?

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi TITIKTEMU

Sumber: Denny JA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE PUN DIANGKAT MENJADI MENTERI

Kamis, 18 September 2025 | 07:57 WIB

TERIMA KASIH SRI MULYANI DAN SELAMAT DATANG PURBAYA

Selasa, 9 September 2025 | 05:51 WIB

KETIKA PUISI MENJADI SAKSI ZAMAN Oleh: DENNY JA

Senin, 26 Mei 2025 | 18:04 WIB
X