TITIKTEMU.CO, Jakarta – BRI menegaskan komitmennya untuk memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) sebagai alat yang mendukung produktivitas tanpa mengurangi peran manusia.
Strategi ini menjadi bagian dari transformasi digital BRI untuk memberikan layanan terbaik bagi nasabah sekaligus memberdayakan pekerja.
Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI Arga M Nugraha mengungkapkan bahwa keberadaan AI tidak akan menggantikan peran manusia.
“Peran kita akan tetap ada dan justru kita mendapatkan boost dari produktivitas berkat pemanfaatan AI,” ujar Arga.
Baca Juga: Hadirkan Program QRIS UMI Tanpa Biaya MDR, BRI Dukung Ekosistem Digital UMKM
Menurut Arga, penggunaan AI tidak hanya akan meningkatkan produktivitas pekerja namun juga memberikan peningkatan pada proses bisnis yang selama ini dilakukan secara manual.
Arga juga menjelaskan terdapat dua faktor kunci dalam implementasi AI pada sebuah perusahaan.
Baca Juga: Kaya Berawal Dari Jualan Tes, Simak Strategi Perluasan Bisnisnya Merambah Produk Jajanan Lainnya
“Ada dua faktor utama yang mempengaruhi seberapa besar dampak AI terhadap bidang pekerjaan kita. Yang pertama adalah seberapa kompleks pekerjaan tersebut dan yang kedua adalah bagaimana kapabilitas individunya, seberapa dalam dan luas pengalaman individu tersebut,” imbuh Arga.
BRI sendiri telah memanfaatkan teknologi AI dalam berbagai bidang, salah satunya digunakan untuk credit scoring nasabah. Credit scoring merupakan metode penilaian yang digunakan oleh bank untuk menentukan kelayakan kredit bagi nasabah.
Baca Juga: 4 Golongan Honorer yang Gagal Menjadi PPPK 2024: Ini Penyebabnya
Dengan mengadopsi teknologi AI, akan memberikan keuntungan bagi BRI dalam menganalisis profil nasabah.
BRI juga terus mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung operasional, layanan, dan manajemen risiko. Salah satu fokus utama adalah sistem anti fraud dan analisis risiko, yang memungkinkan identifikasi pola melalui big data dari berbagai sumber, termasuk data yang tidak terstruktur.
Artikel Terkait
AI Jadi Tren Baru Kampanye Politik?
Hindari Modus Penipuan, BRI Gandeng Vidi Aldiano Edukasi Masyarakat Lewat Lagu
Beredar Penipuan Undian Berhadiah, BRI Ungkapan. Cara Bedakan BRImo FSTVL yang Asli dan Palsu!
Hati-Hati! Aplikasi “Open AI” Diduga Penipuan Berkedok Investasi, Cek Kebenarannya!
Modus Penipuan Perbankan Kembali Marak, BRI Imbau Masyarakat Tidak Terkecoh Tagihan Pajak Berekstensi APK
BRI Telah Salurkan KUR Senilai Rp 175,66 Triliun per November 2024, Bukti Nyata Implementasi Asta Cita dalam Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan