Anak Pedagang Nasi Goreng Asal Pandeglang Diterima di Harvard: Kisah Inspiratif Muhamad Yani

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Selasa, 15 April 2025 | 15:30 WIB
Ilustrasi Muhamad Yani pemuda dari desa kecil di Banten berhasil diterima kuliah S2 di Harvard Universu (Lpdp)
Ilustrasi Muhamad Yani pemuda dari desa kecil di Banten berhasil diterima kuliah S2 di Harvard Universu (Lpdp)

TITIKTEMU.CO - Siapa sangka, dari sebuah lapak nasi goreng sederhana di Cibaliung, Pandeglang, tumbuh sosok muda luar biasa yang kini berhasil menembus gerbang salah satu universitas terbaik dunia—Harvard University, Amerika Serikat.

Dialah Muhamad Yani, anak dari pasangan dengan latar belakang pendidikan sangat terbatas, namun bermimpi besar dan bekerja keras mewujudkannya.

Awal Perjalanan: Dari Tidur di Jalan Hingga ke Harvard

Muhamad Yani lahir dan besar di keluarga sederhana.

Ayahnya berjualan nasi goreng di Alun-Alun Sukajadi, sementara ibunya hanya sempat mengenyam pendidikan dasar. Kehidupan mereka jauh dari kata mudah.

Baca Juga: Kuliah Gratis Setara D4 dan Langsung Jadi TNI Berpangkat Letnan Dua? Simak Info Pendaftaran Akmil 2025

Bahkan, Yani pernah mengalami tidur di pinggir jalan selama 10 hari karena tak mampu membayar kontrakan.

Namun, kesulitan itu justru membentuk semangat juangnya.

Dengan dukungan penuh dari keluarganya—sampai sang kakak harus berhenti kuliah demi membantunya—Yani melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Udayana, Bali, jurusan Agribisnis.

Baca Juga: Dari Olimpiade Matematika ke Wisuda dengan IPK Sempurna: Kisah Inspiratif Orlando Ferrari di UGM

Menemukan Panggilan Hidup di Dunia Pendidikan

Memasuki semester empat, Yani menyadari bahwa hatinya terpanggil untuk terlibat di dunia pendidikan dan pengembangan masyarakat desa.

Ia kemudian mendirikan Leuweung Hub Foundation, sebuah komunitas pendidikan non-formal yang aktif memberikan pendampingan dan beasiswa bagi anak-anak desa.

Hingga saat ini, lebih dari 287 pelajar desa telah terbantu mendapatkan akses kuliah, baik di dalam maupun luar negeri.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi TITIKTEMU

Sumber: @muhamadyani070901

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X