'Piramida Transportasi Indonesia' Oleh Ari Askhara Pengamat Transportasi Indonesia

photo author
Redaksi TITIKTEMU, TitikTemu.co
- Jumat, 13 Oktober 2023 | 16:40 WIB
Tol Trans Jawa andalan transportasi darat di daerah Pantura Jawa (Foto/Jasa Marga.)
Tol Trans Jawa andalan transportasi darat di daerah Pantura Jawa (Foto/Jasa Marga.)

Baca Juga: Kuliner Mantap Pawone Simbah Di Batang, Seperti Pulang Ke Rumah Masa Kecil

Tiket Pesawat yang (masih) mahal
Kita ingat tahun 2018-2019 menjelang Pemilu, isu tiket pesawat yang tiba-tiba naik menjadi trending dan head line berita dimana2, sesuatu yang sangat mengejutkan setelah sekian lama penumpang pesawat terbius tiket murah.

Sebagai perbandingan tiket pesawat termurah Jakarta-Surabaya tahun 2017 berada di sekitar Rp.350-480 ribu sekali jalan, sedangkan 2019 hingga saat ini sulit ditemukan harga tiket pesawat termurah dengan rute yang sama di bawah Rp.1 juta, walau masih di bawah batas harga atas yang ditetapkan Pemerintah.

Baca Juga: Pelajaran Tentang Toleransi Di Lereng Gunung Merbabu, Ada Masjid Berdampingan Dengan Gereja

Baca Juga: Masjid Bercorak Banjar Kalimantan Selatan Diresmikan Di Kota Jogya

Bandingkan dengan harga tiket bus di tahun 2017 dengan rute yang sama Jakarta-Surabaya ada di kisaran Rp.250 ribuan sekali jalan.

Perbedaan yang tidak jauh antara moda darat dan udara, sehingga waktu itu tidak heran sering kita lihat di media (entah itu maksudnya mengolok2 atau memang menyajikan fakta), orang pakai sendal jepit dan pakai sarung (gambaran orang yang sering naik bus) naik pesawat terbang.

Baca Juga: Air Terjun di Girimanik, Spektakuler di Kedalaman Hutam Pinus Wonogiri

Baca Juga: Cantik Seperti Lukisan, Ini Lokasi, Rute dan Jam Buka Air Terjun Grojogan Watu Purba

Saat itu juga banyak perusahaan bus yang gulung tikar. Di tahun 2000an awal, di terminal Pulo Gadung (terminal yang diklaim sebagai terminal bus paling besar di Asia Tenggara) hampir 100-an bus berangkat tiap harinya, namun tahun 2018 tinggal 5 bus rata2 berangkat tiap harinya.

Sebut saja PO Menara Jaya, PO Giri Indah atau PO Patriot Bandung terpaksa gulung tikar akibat penumpang yang berkurang. Mungkinkah para penumpang bermigrasi ke moda transportasi pesawat terbang? Gambaran penumpang pesawat bersandal jepit mungkin bisa memberikan jawaban atas pertanyaan tersebut.

Baca Juga: Solusi Sampah Dan Suhu Panas Dengan Eco Enzyme

Balik lagi ke tiket pesawat yang naik dan dirasa “kemahalan” dan tidak bisa dijangkau oleh masyarakat. Para maskapai penerbangan mengklaim bahwa kenaikan tersebut disebabkan kenaikan harga bahan bakar dan perawatan pesawat yang selama ini ditahan, dan memang mau tidak mau harus naik mengingat keselamatan di moda transportasi ini adalah suatu keharusan.

Kita sering mendengar sering nya kecelakaan pesawat terjadi sebelum 2019, sebagai data pembanding jumlah kecelakaan pesawat 2017-2018 adalah 81 kecelakaan dengan korban jiwa sebanyak 205, sedangkan jumlah kecelakaan tahun 2019-2020 adalah 52 dengan korban jiwa 7 orang (KNKT, 2021). Jumlah yang signifikan turun, dan sangat melegakan.

Baca Juga: Catatan Shin Tae Yong Atas Kemenangan Indonesia, Gol Bisa Lebih ?

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: Ari Askhara

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE PUN DIANGKAT MENJADI MENTERI

Kamis, 18 September 2025 | 07:57 WIB

TERIMA KASIH SRI MULYANI DAN SELAMAT DATANG PURBAYA

Selasa, 9 September 2025 | 05:51 WIB

KETIKA PUISI MENJADI SAKSI ZAMAN Oleh: DENNY JA

Senin, 26 Mei 2025 | 18:04 WIB
X