nasional

Suksesi Keraton Surakarta Memanas! Gusti Mangkubumi Ditetapkan sebagai Paku Buwono XIV, Tidak Akui Deklarasi Gusti Purbaya

Kamis, 13 November 2025 | 19:57 WIB
Suksesi Keraton Surakarta Memanas! Gusti Mangkubumi Ditetapkan sebagai Paku Buwono XIV, Tidak Akui Deklarasi Gusti Purbaya. (Dok. Lembaga Dewan Adat)

Meski demikian, hasil rapat keluarga tetap memutuskan bahwa KGPH Hangabehi atau Gusti Mangkubumi sebagai PB XIV, dan keputusan ini telah disampaikan oleh Tedjowulan kepada pemerintah.

“Ini bukan berarti pemerintah ikut campur. Kami yang meminta negara hadir untuk menjaga kelestarian dan keberlangsungan keraton,” tambah Gusti Moeng.

Baca Juga: Raja Baru Keraton Surakarta: Gusti Purbaya Dinobatkan sebagai Paku Buwono XIV 15 November 2025

Dasar Paugeran Keraton

Menurut Gusti Moeng, penetapan KGPH Hangabehi sebagai PB XIV berlandaskan paugeran atau aturan adat keraton. Sesuai tradisi, jika raja wafat tanpa permaisuri resmi, maka putra laki-laki tertua memiliki hak untuk naik takhta.

“Kami berpegang pada hak bahwa Gusti Behi (KGPH Hangabehi) adalah putra tertua mendiang PB XIII. Sesuai paugeran, dialah yang berhak menggantikan posisi ayahnya,” jelas Gusti Moeng.

Gusti Moeng juga menegaskan bahwa pihaknya sejak awal tidak mengakui keberadaan permaisuri PB XIII maupun pengangkatan KGPH Purbaya sebagai Putra Mahkota.

“Semua itu direkayasa. Tiba-tiba saja ada pengumuman Adipati Anom dan deklarasi PB XIV saat jenazah belum dimakamkan,” tegasnya.

Baca Juga: Sejarah Keraton Surakarta, Paku Buwana III: Raja yang Berkuasa di Bawah Bayang-bayang BelandaBaca Juga: Sejarah Keraton Surakarta, Paku Buwana III: Raja yang Berkuasa di Bawah Bayang-bayang Belanda

Dua Raja di Satu Keraton

Penetapan PB XIV kali ini mengingatkan publik saat suksesi PB XIII pada tahun 2004. Kala itu, terjadi fenomena “raja kembar”, yaitu PB XIII Hangabehi, dan PB XIII Tedjowulan.

Dua dekade berselang, sejarah tampaknya kembali berulang. Sebab, Gusti Purbaya yang dikenal sebagai Putra Mahkota PB XIII telah lebih dahulu mendeklarasikan diri sebagai PB XIV.

Bahkan, Hamangkunegara dijadwalkan menggelar upacara Jumeneng Dalem Nata Binayangkare atau penobatan resminya sebagai PB XIV pada Sabtu, 15 November 2025.***

Halaman:

Tags

Terkini