Adapun pelanggan industri I-4/TT dengan daya di atas 30.000 kVA mendapatkan tarif Rp996,74 per kWh.
Baca Juga: 72 Tersangka Karhutla Terungkap, Bakar Lahan Demi Hemat Biaya Jadi Modus
Tarif Pemerintah dan Pelayanan Sosial
Pelanggan pemerintah P-1/TR dengan daya 6.600 VA hingga 200 kVA dikenakan Rp1.699,53 per kWh. P-2/TM di atas 200 kVA berada di angka Rp1.522,88 per kWh, sementara penerangan jalan umum P-3/TR sebesar Rp1.699,53 per kWh.
Untuk pelanggan pelayanan sosial, tarifnya relatif lebih rendah. S-1/TR 450 VA dikenakan Rp325 per kWh, S-1/TR 900 VA Rp455 per kWh, S-1/TR 1.300 VA Rp708 per kWh, dan S-1/TR 2.200 VA Rp760 per kWh.
Pelanggan sosial dengan daya 3.500 VA hingga 200 kVA dikenakan Rp900 per kWh, sedangkan S-2/TR di atas 200 kVA sebesar Rp925 per kWh.
Dengan demikian, tarif listrik PLN 24-30 Agustus 2026 masih tetap. Jadi, jika tagihan berubah, penyebabnya belum tentu tarif per kWh—bisa saja konsumsi listrik di rumah atau tempat usaha yang memang sedang meningkat.***
Artikel Terkait
Seleksi PPIH 2027 Dibuka Besok, 5 Tahapan Ini Wajib Dilewati Calon Petugas Haji
72 Tersangka Karhutla Terungkap, Bakar Lahan Demi Hemat Biaya Jadi Modus
Rekening Donasi Demo Rp80,9 Juta Ditahan, Polisi Ungkap Alasan Sebenarnya
Besok 25 Agustus 2026 Libur Sekolah? Cek Aturannya, Jangan Sampai Salah Jadwal!
9 Warga Disandera KKB di Mimika, Ada Anak SD dan Remaja Hamil: TNI Bergerak!
Haru! Setelah 10 Tahun Jadi PMI di Taiwan, Yuni Akhirnya Bertemu Sang Ibu Berkat Program BRI
Enam Stasiun Baru di Bogor Barat Segera Dirancang, Parung Panjang-Jasinga Makin Terhubung?