11 Kantor Pemkab Puncak Papua Tengah Dibakar Massa, Diduga Dipicu Polemik Penyaluran Dana Desa

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:00 WIB
Menyoroti kronologi kasus kebakaran massal yang terjadi di sejumlah kantor Pemkab Puncak, Papua Tengah. (Instagram.com/@kualimerahputih)
Menyoroti kronologi kasus kebakaran massal yang terjadi di sejumlah kantor Pemkab Puncak, Papua Tengah. (Instagram.com/@kualimerahputih)

TITIKTEMU.CO - Sejumlah fasilitas pemerintahan di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, menjadi sasaran aksi massa hingga mengalami kerusakan dan kebakaran. Peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan persoalan penyaluran dana desa di wilayah setempat.

Video yang memperlihatkan kobaran api dari sejumlah kantor pemerintah pun beredar di media sosial dan menjadi perhatian publik.

Berdasarkan data kepolisian, terdapat 11 kantor pemerintahan yang terbakar, baik terbakar seluruhnya maupun sebagian. Selain itu, tiga kantor lainnya dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat aksi massa.

Kapolres Puncak AKBP Domingos De F Ximenes mengatakan, sejumlah fasilitas pemerintahan menjadi sasaran setelah terjadi aksi massa pada Selasa, 11 Agustus 2026.

"Berdasarkan data kantor yang terbakar habis, di antaranya Kantor Dinas Kesehatan, kantor gudang BNPB, dan kantor DPRK," ujar Domingos dalam keterangannya, Rabu, 12 Agustus 2026.

Baca Juga: Viral Beda Diagnosis Usus Buntu Dokter Indonesia dan Penang, Fahira Almira Beri Klarifikasi

Sementara itu, tiga fasilitas yang mengalami kerusakan akibat aksi massa meliputi Kantor Diskominfo, Kantor Kesbangpol, dan Kantor Inspektorat.

Kantor Bupati hingga BKPSDM Ikut Terdampak

Selain tiga kantor yang terbakar habis, polisi mencatat delapan kantor pemerintahan lainnya mengalami kebakaran sebagian.

Fasilitas tersebut antara lain Kantor Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK), Kantor Dinas Sosial, Kantor Bupati dan Wakil Bupati, Kantor Sekretaris Daerah, serta Kantor Keuangan.

Sejumlah fasilitas lain yang ikut terdampak yakni Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) serta Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Polisi memastikan kondisi di wilayah tersebut kini telah berangsur kondusif. Meski demikian, aparat masih melakukan penjagaan untuk mencegah munculnya gangguan keamanan lanjutan.

Baca Juga: Kesal Sering Jadi Bahan Olokan, Pegawai Diskominfo Kukar Diduga Bakar Ruang Rapat Pakai 30 Liter Bensin

"Situasi sudah kondusif. Kami ada tambahan Brimob 1 SST dari Yon B Polda Papua Tengah dan sementara melakukan patroli," kata Domingos.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X