TITIKTEMU.CO - Selebgram Fahira Almira tengah menjadi perhatian publik setelah membagikan pengalaman pemeriksaan kesehatan yang menunjukkan perbedaan hasil diagnosis antara sejumlah rumah sakit di Indonesia dan rumah sakit di Penang, Malaysia.
Melalui media sosialnya, Fahira sebelumnya mengungkapkan bahwa dirinya sempat mendapat diagnosis usus buntu dari tiga rumah sakit di Indonesia. Namun, setelah memutuskan mencari second opinion di Penang, hasil pemeriksaan lanjutan menunjukkan kondisi yang berbeda.
Unggahan tersebut kemudian ramai diperbincangkan di media sosial. Sejumlah dokter turut memberikan tanggapan dan meminta Fahira menjelaskan secara lebih rinci mengenai rangkaian pemeriksaan yang telah dijalaninya di Indonesia.
Baca Juga: BRI dan Danantara Perkuat UMKM, Portofolio Kredit Capai Rp1.211 Triliun hingga 2026
Menanggapi polemik tersebut, Fahira akhirnya memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan permintaan maaf melalui unggahan terbarunya.
“Sebelumnya aku minta maaf kalau ada pihak yang tersinggung dengan cerita ini, aku ingin menegaskan bahwa apa yang aku sampaikan murni pengalaman pribadi,” ujar Fahira dalam video yang diunggah dan dikutip pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Fahira Ungkap Alasan Mencari Second Opinion
Fahira menjelaskan bahwa dirinya berkonsultasi dengan beberapa dokter karena ingin memperoleh pendapat medis lain mengenai kondisi yang dialaminya.
Ia mengatakan pemeriksaan USG sebelumnya menunjukkan ukuran appendix mencapai 8,1 milimeter sehingga dirinya mendapatkan rekomendasi untuk menjalani operasi.
“USG menunjukkan appendix 8,1 mm dan aku disarankan operasi. Aku akhirnya memilih untuk operasi di Penang,” ungkap Fahira.
Baca Juga: War Tiket Upacara HUT ke-81 RI di Istana Dibuka 11 Agustus 2026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Setibanya di Penang, Fahira kembali menjalani pemeriksaan, termasuk CT scan. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, kondisi appendix disebut terlihat normal dan tidak menunjukkan tanda-tanda peradangan.
“Setelah CT scan di Penang, ternyata hasilnya menunjukkan appendix tampak normal dan tidak ada tanda peradangan,” lanjutnya.
Dengan hasil pemeriksaan tersebut, Fahira menyebut dirinya tidak perlu menjalani operasi usus buntu.
Artikel Terkait
Peternak DIY Protes Harga Telur Anjlok, 1.600 Ayam Afkir Dibagikan Gratis di Malioboro
Kontroversi Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di The Sounds Project, 5 Pihak Dilaporkan ke Polisi
Orang Tua Affan Kurniawan Imbau Tak Perlu Gelar Peringatan Setahun Kematian, Cukup Doa
BNN gerebek Kampung Bahari, Tanjung Priok, dan tangkap bandar narkoba. Loyalis diduga melawan hingga petugas menembakkan gas air mata.
Kesal Sering Jadi Bahan Olokan, Pegawai Diskominfo Kukar Diduga Bakar Ruang Rapat Pakai 30 Liter Bensin