Ketut mengatakan besaran uang yang diminta berbeda-beda tergantung instansi yang ditawarkan.
“Contohnya, misalkan jika ingin masuk di instansi A dia harus merogoh kocek Rp700 juta, di instansi B dia merogoh kocek Rp500 juta. Berbeda-beda seperti itu,” ujarnya.
Korban Jalani Tes yang Disebut Mirip Seleksi Resmi
Dugaan penipuan tersebut semakin meyakinkan para korban karena mereka disebut sempat menjalani berbagai tahapan tes.
Tahapan yang dijalani antara lain tes akademik, pemeriksaan fisik, tes psikologi hingga pemeriksaan kesehatan.
Para korban juga disebut menerima sejumlah dokumen yang seolah-olah diterbitkan oleh lembaga negara. Dokumen tersebut antara lain berupa surat keputusan (SK) dan jadwal pelaksanaan tes dengan menggunakan kop surat resmi.
Namun, setelah dilakukan pengecekan kepada instansi yang bersangkutan, dokumen tersebut diduga tidak pernah diterbitkan oleh lembaga terkait.
“Para korban juga sudah mengecek dari instansi-instansi terkait, ternyata SK dan juga jadwal yang dikeluarkan itu tidak benar, adalah palsu,” jelas Ketut.
Ia menambahkan bahwa sejumlah dokumen yang diberikan kepada korban diduga menggunakan kop dan format resmi, tetapi tidak memiliki keabsahan.
“Surat-surat yang dikeluarkan juga palsu semua. Ada kop surat resmi, ada SK penunjukan, tapi palsu semua,” imbuhnya.
Baca Juga: Kronologi Kebakaran Hotel Pullman Jakarta Barat, 14 Unit Damkar dan 70 Personel Dikerahkan ke Lokasi
Sudah Bayar Ratusan Juta, Korban Tak Kunjung Lolos
Setelah mengikuti rangkaian proses yang disebut sebagai seleksi susulan, para korban ternyata tidak mendapatkan posisi atau kelulusan seperti yang sebelumnya dijanjikan.
Dalam laporan awal, terdapat lima korban yang melapor dengan total kerugian mencapai sekitar Rp3,5 miliar.
Artikel Terkait
Akad Massal 62 Ribu Debitur KPR FLPP di Hadapan Presiden Prabowo, BRI Perkuat Peran sebagai Penggerak Ekonomi Kerakyatan melalui Pembiayaan Perumahan
BRI Sambut Kebijakan Penempatan Dana SAL, Siap Tingkatkan Kredit Berkualitas
Masyarakat Diundang Menghadiri Upacara HUT Ke-81 RI di Istana Merdeka, Ini Syarat dan Tata Cara Daftarnya
Antusiasme Tinggi! Kuota Hari Pertama Penuh dalam Sejam. Pendaftaran Undangan Upacara HUT RI ke-81 Dibuka Lagi Hari ini, Buruan Jangan Kehabisan
Danantara Housing Expo 2026 Digelar, BRI Perkuat Kolaborasi Himbara untuk Perluas Akses Kepemilikan Rumah