Dijanjikan Lolos CPNS lewat Seleksi Susulan, Korban di Jatim Diduga Rugi Rp20 Miliar

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:48 WIB
Foto Ilustrasi - Kasus penipuan modus penerimaan CPNS di Jawa Timur hingga menimbulkan dugaan kerugian hingga Rp20 miliar. (Instagram.com/@bpsdmjatim)
Foto Ilustrasi - Kasus penipuan modus penerimaan CPNS di Jawa Timur hingga menimbulkan dugaan kerugian hingga Rp20 miliar. (Instagram.com/@bpsdmjatim)

Namun, menurut Ketut, jumlah tersebut diyakini belum menggambarkan keseluruhan korban maupun total kerugian dalam kasus tersebut.

Ia menyebut terdapat korban lain di luar kelompok pelapor awal, termasuk yang berada di luar Jawa Timur.

“Sudah mencapai kerugian Rp20 miliar lebih, karena korbannya sudah diduga jelas lebih dari 10 orang,” ungkapnya.

Korban Disebut Sempat Mendapat Intimidasi

Selain mengalami kerugian finansial, sejumlah korban yang hendak membawa persoalan tersebut ke jalur hukum disebut sempat mendapat tekanan.

Ketut mengungkapkan, ada pihak yang diduga berasal dari institusi militer yang disebut meminta korban tidak melaporkan persoalan tersebut kepada polisi.

Bahkan, menurutnya, terdapat ancaman bahwa uang yang telah diberikan korban akan dianggap hangus jika kasus tersebut dilaporkan.

“Teman dari instansi yang lain juga mengatakan dan mengancam para korban bahwa justru para korbanlah yang salah, karena korban itu telah melakukan tindak pidana penyuapan,” kata Ketut.

Ketika ditanya lebih jauh mengenai institusi militer yang disebut menjadi perantara, Ketut belum bersedia menyebutkan secara spesifik.

Ia hanya memastikan bahwa salah satu pihak yang disebut membawa atau memperkenalkan korban kepada OP diduga merupakan oknum dari institusi kemiliteran.

Baca Juga: Kronologi KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep, Penumpang Kenakan Pelampung Menunggu Evakuasi

“Saya tidak bisa sebutkan detailnya apakah instansinya seperti apa, tapi yang jelas salah satu instansi yang membawa para korban ini merupakan oknum dari instansi kemiliteran,” jelasnya.

Korban Berharap Kasus Diusut Tuntas

Para korban kini berharap laporan yang telah disampaikan kepada kepolisian dapat ditindaklanjuti secara menyeluruh.

Mereka juga ingin pihak-pihak yang diduga terlibat dalam praktik tersebut dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X