Angka-angka itu memang terdengar seperti statistik proyek. Namun di lapangan, satu jembatan bisa berarti waktu tempuh yang lebih pendek, akses ekonomi yang terbuka, dan yang paling sederhana: anak-anak tidak perlu lagi mempertaruhkan keselamatan hanya untuk sampai ke sekolah.
Itulah alasan penunjukan TNI AD dalam proyek Jembatan Garuda menjadi lebih dari sekadar keputusan teknis. Pemerintah sedang mencoba membawa pembangunan ke tempat-tempat yang selama ini terlalu jauh dari pusat perhatian.***
Artikel Terkait
Viral Banner 'Stop Penyimpangan' di SMAN 1 Solok Selatan, Siswa Sampaikan Aspirasi usai Dugaan Pelecehan Oknum Guru
Mahfud MD Soroti Penahanan Febrie Adriansyah Tanpa Rompi Pink dan Borgol, Bandingkan dengan Nadiem hingga Tom Lembong
Sadie Sink Akhirnya Buka Suara: Siapa Saja yang Tahu Rahasia Besarnya di Spider-Man?
Profil Bupati Pemalang Anom Widiyantoro usai OTT KPK, Diduga Terima Suap Proyek dan Jual Beli Jabatan
Mitra MBG Ramai Datangi Lodewyk, Kenapa Sudaryono Justru Tutup Pintu Ruang Kerjanya?
Transformasi BRIvolution Reignite Kian Ngebut, BRI Perkuat Kontribusi bagi Ekonomi Nasional dan Program Pemerintah
Tukin Kemenhan dan TNI Naik Jadi 90 Persen, Ada Alasan yang Tak Banyak Dibahas